​Kedatangan Kapal Perang Admiral Tributs Pererat Hubungan Indonesia-Rusia

Kedatangan kapal perang anti-kapal selam Rusia Admiral Tributs ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara diharapkan akan mempererat hubungan Rusia dan Indonesia di bidang militer, demikian disampaikan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin dalam konferensi pers, Rabu (2/11).

“Saya berharap kedatangan kapal ini dapat menjadi bukti kerja sama antara pemerintah Rusia dan pemerintah Indonesia yang semakin berkembang dan hubungan Rusia-Indonesia di bidang militer akan mendapatkan fokus yang lebih baik kedepannya,” kata Galuzin.

Galuzin juga berharap pameran Indo Defence 2016 yang berlangsung sejak Rabu (2/11) lalu akan membantu mewujudkan kerja sama militer Rusia dan Indonesia, mengingat Rusia ikut memamerkan beberapa perangkat dan alutsista tercanggihnya dalam pagelaran tersebut, termasuk senjata untuk pasukan udara, darat, dan laut.

Wakil Komandan Flotilla dari Armada Pasifik Admiral Eduard Mikhailov yang memimpin perjalanan kapal Admiral Tributs ke Indonesia menjelaskan bahwa kunjungan persahabatan kapal-kapal Rusia ke Indonesia yang sudah dilakukan sejak 2003 menunjukkan bahwa Rusia dan Indonesia sudah lama menjalin kerja sama di bidang militer.


“Sebenarnya kami sudah lama berencana mengirim empat buah kapal Rusia untuk mengunjungi Indonesia, namun hanya kapal Admiral Tributs yang bisa datang ke Jakarta karena tiga kapal lain harus menjalankan tugas di Samudra Pasifik,” terang Mikhailov.


Kapal Admiral Tributs dibangun pada 30 tahun yang lalu dan dirancang untuk mencari dan menghancurkan kapal musuh, terutama kapal selam. Nama Admiral Tributs diambil dari salah satu tokoh tersohor di Angkatan Laut Rusia.

Baca Juga:  Jepang Good Bye F-35, Selamat Datang Mitsubishi F-3!

Kapal Admiral Tributs dari Armada Pasifik Rusia tiba di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) II Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (31/10) dan akan berlabuh di Jakarta hingga Sabtu (5/11). (ruskarec.ru)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan