1.000 Tank MBT Altay Buatan Dalam Negeri Akan Perkuat Turki

Setelah 250 kontrak pembelian tank kelas berat Altay ditekan oleh pemerintah Turki pada November 2018. Pihak Ankara siap menambah 750 lagi.

Tank kelas berat atau Main Batle Tank (MBT) Altay ini adalah hasil kerjasama pabrikan senjata BMC Turki dengan Rheinmettal, Jerman.

Rencananya, 40 unit akan diserahkan BMC dan digunakan oleh Angkatan Darat Turki pada pertengahan tahun 2020.

Kelompok pertama tank ini, varian T1 yang sama dengan empat prototipenya, masih menggunakan mesin yang dibeli dari luar negeri karena dalam tempo itu Turki belum sanggup memproduksi mesin di dalam negeri.


BMC berencana membuat tiga varian Altay, yaitu T1 (standar), T2 (penambahan sistem proteksi dan kewaspadaan situasi sekitar), dan T3 (RCWS dan sistem autoloader).

Prototipe Altay T1 menggunakan mesin diesel berdaya 1.500 hp buatan MTU Friedrichshafer GmbH, Jerman. Dengan mesin ini altay mampu berlari hingga kecepatan 70 km/jam.

Untuk kanonnya, Altay menggunakan kaliber 120 mm smoothbore buatan perusahaan dalam negeri, MKEK.


Selain senjata utama kanon, Altay dilengkapi senapan mesin berat kaliber 12,7 mm yang dikendalikan secara jarak jauh (RCWS) dan senapan mesin kaliber 7,62 mm sebagai senjata dukungan tembakan. Tank dilengkapi lapisan baja komposit untuk menahan gempuran senjata musuh.

Prototipe Altay muncul pertama kali pada pelaksanaan pameran pertahanan di Istanbul tahun 2011. Nama Altay diambil dari Jenderal Fahrettin Altay, Komandan Korps Kavaleri AD Turki semasa Perang Kemerdekaan Turki.

Baca Juga:  Turki Dirayu Tukar S-400 Dengan Rudal Patriot

Turki telah lama membuat studi mengenai pembuatan MBT dalam negeri. Proyek ini dimulai pada akhir tahun 1990-an.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan