12 Helikopter Chinook dan 8 Apache Akan Segera Perkuat TNI

Tahun ini Indonesia akan mulai menerima pengiriman delapan unit Helikopter AH-64E Apache, menandatangani kontrak pembelian 12 unit Helikopter Chinook dan lima unit pesawat angkut militer Airbus A400M Atlas. Khusus Chinook pembicaraanya sudah dimulai sejak 2014  untuk keperluan mobilisasi TNI AD. Sedangkan A400M Atlas bisa dibilang adalah langkah cepat pemerintah dalam mengantisipasi menuanya armada C130 Herkules.

Pada Senin, 6 Maret 2017, pesawat A400M telah melakukan presentasi di Bandara Halim Perdanakusuma dan ditinjau langsung oleh Kepala Staff TNI Angkatan Udara,Menteri Pertahanan (Menhan) didampingi Duta Besar Inggris di Indonesia.

Menhan Ryamizard Ryacudu mengatakan, pembelian alutsista tersebut bagian dari pemenuhan kekuatan pokok minimum pertahanan (minimum essential force/MEF).

Adapun pembelian A400M untuk menggantikan pesawat Hercules karena pesawat itu mempunyai daya angkut dua kali lipat dari Hercules dan untuk menunjang mobilitas militer Indonesia.


“A400M ini mempunyai kapasitas dua kali dari Hercules dan daya jelajah lebih tinggi. Selain itu irit bahan bakar. Begitu pula dengan Chinook,” kata Ryamizard di Jakarta, Kamis (9/3/2017).

Kendati demikian, sambung Ryamizard, pembelian ini tetap harus sesuai dengan standar operasional dan prosedur (SOP).

“Kementerian Pertahanan tidak memaksakan. Pembelian harus sesuai SOP dan tergantung penggunanya, yaitu TNI,” tuturnya.


Dia mengatakan, Kementerian Pertahanan hanya menampung apa yang diminta oleh setiap angkatan, yakni TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Bila alutsista tersebut ada yang tidak cocok, Menhan mengaku siap untuk berdiskusi dengan setiap angkatan.

Baca Juga:  Menteri Pertahanan Korsel Tinjau PT PAL Indonesia

1 Komentar

Tinggalkan Balasan