150 Pensiunan SAS Siap Turun Perang Bantu Ukraina

Sebuah tim berisi 150 veteran SAS (Pasukam Elit Inggris) akan bergabung dalam perjuangan berdarah di Ukraina melawan invasi Rusia, seperti dikutip dari dari Daily Mirror 01/03/2022.

Pensiunan tentara pasukan khusus Inggris telah mengajukan diri untuk misi jauh di dalam Ukraina untuk mendukung pertahanan negara. Mereka akan terjun tanpa membawa bendera Inggris Raya dan berperang atas nama pribadi bukan kerajaan.

Para veteran, berusia antara 40 dan 60, telah mengadakan pertemuan untuk membahas pendaftaran misi berbahaya, mendukung Ukraina dalam pertempuran.

Mereka dikenal sebagai penembak jitu yang sangat terlatih dan ahli dalam penggunaan rudal anti-pesawat dan anti-tank.

Penembak jitu akan sangat membantu dalam mengeksekusi pengintai udara Rusia dan pasukan khusus Moskow yang menjadi “marksman” dalam serangan udara terhadap pasukan dan aset penting Ukraina.

Diyakini operasi itu tidak dibayar oleh pemerintah Inggris tetapi akan didanai oleh sebuah negara di Eropa, yang masih belum disebutkan namanya, melalui perusahaan militer swasta.

Rencana tersebut adalah cara untuk mendukung Ukraina secara militer tetapi tanpa secara resmi mengirim pasukan yang bertugas ke medan perang melawan pasukan Vladimir Putin.

Lebih dari selusin veteran telah tiba di Ukraina dan selusin lainnya akan melakukan perjalanan ke sana minggu ini.

Baca Juga:  Airbus Tawarkan Pesawat Patroli Maritim Pada Malaysia

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan