2 Pesawat TC-90 JMSDF Filipina Dikirim Bulan Depan


Dua dari lima pesawat turbo-prop TC-90 yang disewa Angkatan Laut Filipna (PN) dari Japan Maritime Self Defense Force (JMSDF) akan dikirim ke fasilitas udara Angkatan Laut Filipina (PN) Sangley Point pada 27 Maret.

Hal ini dikonfirmasi oleh juru bicara Angkatan Laut Filipina Captain Lued Lincuna dalam sebuah wawancara hari Kamis (23/02).

Pesawat ini akan dikirimkan ke Filipina oleh pilot JMSDF dan akan secara resmi ditransfer ke Angkatan Laut Filipina pada hari yang sama.

Lincuna mengatakan tiga TC-90 sisanya akan ditransfer ke Angkatan Laut Filipina sebelum akhir tahun.


Dia menambahkan bahwa TC-90 tersebut akan digunakan untuk menambah armada Norman-Britten BN-2 Islander yang sudah ada, yang digunakan AL Filipina untuk misi patroli, pengawasan dan bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana (HADR) dan misi rapid assessment.

November lalu, dua pilot dan enam awak pesawat AL Filipina berangkat ke Jepang untuk memulai pelatihan penerbangan TC-90 mereka.

Departemen Pertahanan Nasional Filipina (DND) sebelumnya mengumumkan bahwa Filipina akan melengkapi kembali TC-90 tersebut dimana Jepang telah melucuti beberapa peralatannya, termasuk sistem pengintaian mereka.

Filipina membayar Jepang USD7.000 untuk masing-masing empat pesawat pertama setiap tahunnya dan hanya USD200 untuk pesawat kelima, dengan total USD28.200 sebagaimana diatur dalam perjanjian sewa-nya.

DND menambahkan bahwa mereka juga melihat kemungkinan menggunakan TC-90 selama 20 tahun sementara militer Filipina mengupgrade peralatannya.

Baca Juga:  Kolombia Akhiri 52 Tahun Pemberontakan Gerilyawan FARC

TC-90, yang merupakan bagian dari keluarga pesawat Beechcraft King Air, ditawarkan oleh Jepang tak lama setelah Perjanjian Mengenai Transfer Peralatan dan Teknologi Pertahanan diselesaikan pada 29 Februari tahun lalu.


Jangkauan patroli TC-90 dua kali lipat dari pesawat Filipina yang kecil, yang hanya memiliki jangkauan maksimum 300 km.

(TSM/ pna.gov.ph)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan