5000 Orang Ikut Rekonsiliasi Damai Yang Ditawarkan Pemerintah Suriah Walau Ditolak Pemberontak Pro Amerika

Lebih dari 5.000 orang sejauh ini telah bergabung dengan proses rekonsiliasi baru di provinsi Deir Ezzor di Suriah timur, Kantor Berita Arab Suriah (SANA) yang dikelola pemerintah melaporkan pada 21 November.

Pihak berwenang Suriah meluncurkan proses itu tepat seminggu yang lalu berkoordinasi dengan para pemimpin suku setempat termasuk Sheikh Nauaf al-Bashir, kepala suku Al Baggara dan salah satu pemimpin paling terkemuka di Suriah timur dan timur laut. Sebuah pusat rekonsiliasi besar dibuka di kota Deir Ezzor.

Proses rekonsiliasi memberikan kesempatan kedua kepada semua warga sipil dan personel militer yang dicari oleh pihak berwenang untuk menghindari dinas militer atau meninggalkan jajaran Tentara Arab Suriah.

Pasukan Demokrat Suriah (SDF), yang menguasai Deir Ezzor timur laut, timur dan tenggara, tidak bekerja sama dengan proses rekonsiliasi. Kelompok yang didukung AS itu memperingatkan para pejuangnya serta pekerja sipil dalam pemerintahannya agar tidak bergabung dalam proses tersebut.

Terlepas dari peringatan tersebut, banyak orang melakukan perjalanan dari daerah yang dikuasai SDF ke kota Deir Ezzor untuk bergabung dengan proses rekonsiliasi.

Menurut SANA, proses rekonsiliasi yang dimaksudkan untuk lebih menstabilkan Deir Ezzor, akan berlanjut setidaknya untuk beberapa hari mendatang.

Baca Juga:  Inggris Kirim Pasukan Ke Ukraina Untuk Menghadang Invasi Rusia

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan