6 Pesawat Latih Grob Untuk TNI AU Tiba Januari 2018

Bulan Januari 2018 nanti, TNI AU akan kembali diperkuat dengan pesawat latih Grob yang dibeli dari Grob Aircraft Jerman. TNI AU sendiri saat ini mengoperasikan pesawat sejenis menggantikan AS-202B Bravo dan T-34C Charlie.

Enam unit pesawat latih Grob yang akan dikirim ke Indonesia telah selesai diperikasa oleh Tim IMAA, FAT Kemhan RI dan TNI AU di Tussenhausen Jerman.

TNI AU telah mengoperasikan pesawat latih Grob G120TP-A sejak tahun 2013 untuk melatih para penerbang muda mereka. Empat unit Grob G120TP-A tiba di Indonesia pada gelombang pertama pengiriman ditahun 2013.

Grob G120 TP-A memiliki sistem untuk mengevaluasi penerbangan atau debriefing menggunakan SD-card recorder yang dapat diunduh melalui komputer jinjing selepas penerbangan.

Grob G120 TP-A juga dapat dioperasikan dalam suhu -20 derajat celsius hingga maksimal 72 derajat celsius.

Photo : Tim IMAA dan FAT dari Kemhan RI dan TNI AU telah kembali dari Tussenhausen Germany setelah selesai memeriksa enam unit pesawat Grob yang dibeli, pesawat latih ini akan tiba di Indonesia pertengahan Januari 2018. (TNI AU)
Peralatan avionik di dashboard pesawat terdiri dari dua versi, analog dan digital.


Untuk navigasi ada kompas, electric HIS, Directional Gyro, magnetic Azimuth transmmitter, garmin GNS-430W untuk Nav1 dan Nav2. Selain itu juga ada Garmin GTRX330 mode S transponder, serta DME Honeywell KN-63/KDI-572.


Badan pesawat terbuat dari carbonfibre composit. Selain anti korosi bahan ini membuat pesawat menjadi lebih ringan tanpa mengurangi kekuatannya. Grob G120 TP-A juga dilengkapi dengan pendingin dan penghangat udara.

Bobot maksimal pesawat latih ini mencapai 1.590 kg untuk aerobatik, bobot kosong 1.095 kg dengan bobot bahan bakar 290 kg untuk 390 liter bahan bakar. (lancercell)

Baca Juga:  Letjen Rick Burr KSAD Australia, Kunjungi Markas Kopassus Bahas Kerja Sama Militer

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan