7.761 Unit Rumah Sudah Diberikan Kepada Prajurit TNI Di Tahun 2017

Untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme Prajurit. Bersama dengan Kementerian Pertahanan RI, pemerintah pun telah membangun setidaknya 7.761 unit rumah bagi prajurit di tahun 2017.

Jumlah ini bertambah dari sebelumnya hanya 4.946 unit rumah di tahun 2014. “Di tahun 2017 Kemenhan sudah 7.761 unit dari 4.946 unit rumah di tahun 2014,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Totok Sugiharto dalam keterangan rilisnya pada Minggu (31/12) malam.

Totok menjelaskan diharapkan dengan pembangunan rumah tersebut, maka dapat membentuk profesionalitas TNI. Karena TNI yang profesional juga harus ditopang dengan pemenuhan kesejahteraan, salah satunya dalam bentuk bangunan rumah untuk para prajurit.


*Anggaran Tertinggi:
Tahun 2017, anggaran Kementerian Pertahanan mencapai Rp 114,9 triliun. Saat ini, Kementerian Pertahanan menduduki peringkat satu sebagai kementerian dengan anggaran tertinggi.

Anggaran belanja yang tinggi ini disesuaikan dengan kebutuhan pertahanan Indonesia. Salah satunya untuk pemenuhan Kekuatan Pokok Minimum II atau MEF II.


Selain itu, anggaran Kementerian Pertahanan juga dititikberatkan kepada remunerisasi dan penyediaan rumah bagi para prajurit TNI.

Jumlah rumah untuk prajurit meningkat seja 2015, dari sejumlah 4.946 rumah, 6.961, hingga tahun ini mencapai 7.761 rumah.

Selain meningkatkan profesionalitas di tubuh TNI selama tahun 2017 ini Kemenhan juga fokus pada mewujudkan perdamaian dunia, pengamanan daerah perbatasan, industri pertahahan dalam negeri, hingga mewujudkan bela negara.

Baca Juga:  Stress, Brimob Menyerang  Satuan Tugas Intel TNI di Poso 1 Prajurit Tewas

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan