Abaikan HAM, Amerika Jual 16 Unit F-16 Viper Ke Bahrain

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) akhirnya menyetujui penjualan 16 unit F-16 Viper Block 70 kepada Bahrain. Persetujuan ini setelah Kementrian luar negeri AS mengeluarkan Bahrain dari daftar negara pelanggar HAM.

Kontrak pembelian ini senilai 1,1 Milyar Dollar AS yang akan dikerjakan oleh perusahaan pesawat Lockheed Martin.

Bahrain telah mengajukan pembelian sejak zamanya Barrack Obama. Namun terjegal karena kasus pelanggaran HAM.


F-16 Viper adalah pesawat varian terbaru yang menjanjikan teknologi setara pesawat 4G. Dan menawarkan usia pakai yang lebih panjang dan biaya perawatan yang ekonomis.

Keputusan ini diterima gembira oleh, Kepala Staf AU Bahrain Mayor Jenderal Shaikh Hamad bin Abdullah al Khalifa mengatakan bahwa Bahrain berharap agar jet tempur pertama ini bisa diterima oleh AU Bahrain pada tahun 2021.


Departemen Luar Negeri AS pada 2016 menyetujui penjualan 19 pesawat F-16 Viper dengan nilai 2,78 milyar Dolar AS dan 1,1 Milyar Dolar AS lainnya untuk meningkatkan standar 20 unit F-16 ke standar Viper pada bulan September 2017, namun nampaknya yang direalisasikan hanya 16 unit dulu.

Baca Juga:  Pesawat Dicegat di Langit Suriah Oleh Jet Tempur Rusia, Amerika Protes

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan