Ada Negara ASEAN yang Borong 1000 Drone Dari Israel

Israel merahasiakan sebuah negara anggota ASEAN yang membeli drone hermes senilai $ 153 juta (2,16 triliun).

Menurut Times of Israel, Senin 6 Oktober 2019. Kontrak tersebut akan terdiri dari sistem drone multi-layer jaringan, dengan kendaraan udara berbagai ukuran dan kemampuan, dan akan dikirim selama periode 22 bulan.

Kontrak tersebut akan mencakup lebih dari 1.000 mini-drone THOR Elbit, yang terlihat seperti drone rotor konsumen dan dimaksudkan untuk melakukan operasi pengawasan dan pengintaian. Pesawat tak berawak itu dapat terbang di ketinggian 2.000 kaki dan pada 65 kilometer per jam (40 mph).

Kontrak ini juga akan mencakup puluhan drone Skylark, pesawat kecil yang diluncurkan dan dioperasikan oleh tim beranggotakan dua orang yang banyak digunakan oleh Angkatan Pertahanan Israel.


The Sky Rider, seperti yang dikenal dalam bahasa Ibrani, adalah pesawat pengintai taktis yang dioperasikan oleh Artillery Corps yang menyediakan video langsung kepada tentara di darat.

Terakhir, pesanan termasuk Hermes 450, kendaraan menengah tanpa awak yang canggih dan tahan lama. Hermes digunakan terutama untuk misi pengintaian dan pengawasan, tetapi ada versi serangan yang dapat dipersenjatai dengan amunisi udara-ke-permukaan.


Perusahaan tidak mengatakan versi mana yang termasuk dalam kesepakatan terbaru itu, atau berapa banyak drone Hermes yang akan dikirim.

“Kontrak ini menggarisbawahi keunggulan kompetitif kami karena tentara semakin memandang solusi [sistem pesawat tak berawak] berlapis sebagai kunci untuk memberikan intelijen yang unggul sambil mempertahankan tingkat fleksibilitas operasional yang tinggi,” kata CEO Elbit, Bezhalel Machlis, dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga:  Mengapa Manusia Tertarik Pada Rangking Militer Negaranya?

Sumber: tempo.co

3 Komentar

Tinggalkan Balasan