ALE-70, Internal Towed Decoy System Milik Pesawat F-35

Salah satu kapabilitas yang sangat berpengaruh dalam survivabilitas sebuah pesawat tempur, namun sayangnya jarang dibicarakan, adalah kemampuan untuk menggunakan towed decoy.

Towed decoy yang acapkali dijuluki “little buddies” oleh pilot-pilot sudah tersedia dalam ukuran kecil untuk pesawat-pesawat seperti F-16C/D, B-1B, F/A-18E/F, serta pesawat-pesawat lainnya. Namun bagaimana jika towed decoy sudah terintegrasi dari awal dalam sebuah stealth fighter 5th gen?

Ya, disinilah salah satu dari sekian nilai tambah F-35. F-35 dilengkapi dengan EW-enabled internal towed decoy system ALE-70. Internal towed decoy ini disimpan di dalam enclosure yang terletak di bagian kiri bawah fuselage pesawat, di belakang weapons bay dan infrared countermeasure.


ALE-70 diluncurkan dengan membuka trapdoor di enclosure tersebut. Sekitar 4 ALE-70 dapat dibawa dalam enclosure. Unit cost untuk internal towed decoy ini diketahui dari budget request 2020 Pentagon sebesar $56,375.


Towed decoy yang digunakan oleh USAF dan US Navy sekarang adalah ALE-50 dan ALE-55. Generasi pertama ALE-50 bekerja dengan menjadi sasaran yang lebih menarik ketimbang pesawat pembawanya. Pesawat pembawa akan mengeluarkan decoy dan misil dari pertahanan udara lawan yang mengancam justru akan mengejar decoy sehingga pesawat selamat.

Towed decoy kemudian mengalami perkembangan dari sekedar pengecoh menjadi perpanjangan EW-suite pesawat pembawanya. ALE-55 mampu melakukan jamming terhadap emitter lawan sehingga tidak mengunci pesawat pembawanya, melancarkan serangan elektronik terhadap emitter, serta menjalankan fungsi pengecoh biasa. Ada beragam cara untuk membawa towed decoy, seperti doghouse yang dibuat dalam pylon senjata maupun built-in dalam pod EW khusus.

Baca Juga:  53 Pasukan Mesir Tewas Diserang Milisi Pro Mursi di Gurun Sinai

Bagaimana ALE-70 dapat meningkatkan kemampuan EW F-35 yang dari awal pun sudah cukup baik? ALE-70 dapat digunakan untuk memitigasi peluang kuncian lawan terhadap RCS bagian belakang pesawat dan bekerja sebagai pengecoh terhadap sistem radar yang dalam skenario tertentu tidak dapat dihindari atau diserang langsung. Untuk pesawat yang beroperasi dalam konfigurasi non-stealth dan membawa barang di luar, towed decoy akan meningkatkan survivabilitas terhadap pop-up threat.

Yang paling penting, ALE-70 akan sangat berguna dalam misi-misi Wild Weasel, dimana pesawat dilibatkan dalam serangan langsung terhadap pertahanan udara lawan. ALE-70 dapat digunakan oleh F-35 yang bekerja berpasangan, dimana salah satu F-35 menggunakan towed decoy untuk menarik perhatian lawan. F-35 lainnya tetap mempertahankan stealth dan menunggu reaksi lawan. Begitu lawan terpancing dan mengunci towed decoy, F-35 tersebut langung melakukan geolokasi terhadap posisi lawan dengan EW suitenya dan meluncurkan senjata.

Taktik serupa dapat digunakan dalam pertempuran udara. ALE-70 dapat menarik perhatian pesawat-pesawat tempur lawan ketika lawan mendeteksi pesawat-pesawat di radar scope mereka. Lawan langsung terbang ke arah kontak-kontak tersebut. F-35 kemudian menarik kembali decoy-decoy mereka dan menghilang dari radar lawan. Barulah lawan sadar bahwa mereka masuk ke dalam perangkap dimana mereka di-flank oleh rombongan F-35 lain yang kemudian meluncurkan misil-misil ke pesawat mereka.

Sumber: Hex / FP Lighting Ii Chan

Baca Juga:  AU Amerika Grounded Seluruh Pesawat Pembom B-1B Lancer, Ada Apa?

https://www.thedrive.com/the-war-zone/27185/f-35s-most-sinister-capability-are-towed-decoys-that-unreel-from-inside-its-stealthy-skin

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan