Amerika Berharap Prabowo Bisa Diajak Kerjasama Meningkatkan Hubungan Militer Kedua Negara

Sejak dilantik menjadi Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto boleh dibilang jadi menteri rising star. Mantan Danjen Kopassus itu seperti benar-benar ngebut untuk mewujudkan Minimum Essential Force jilid II persis seperti visi misi yang pernah disampaikanya.

Yang menarik lainya, Prabowo selalu dengan tegas menyebut bahwa dirinya adalah pembantu Presiden dan setiap langkahnya siap dipertanggung jawabkan pada Presiden selaku panglima tertinggi.

Sejak dilantik, Letjen (Purn) Prabowo Subianto sudah banyak antri para diplomat dari negara asing entah sekedar untuk meningkatkan persahabatan atau sekaligus menawarkan alustista buatan negaranya tak terkecuali negara adidaya AS.

Tak ketinggalan Duta Besar AS di Jakarta juga bertamu menghadap Pak Menteri pada (12/11/2019) Joseph Donovan berkunjung ke Kemhan RI untuk bertemu dengan Menhan Prabowo Subianto untuk meningkatkan kerjasama pertahanan dua negara yang selama ini sudah terjalin dengan baik

Dalam kesempatan itu Kepala Kantor Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal, Brigadir Jenderal Totok Sugiharto mengatakan “Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi kedua pihak untuk berdiskusi tentang upaya untuk memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan,”

Sebagaimana diketahui Indonesia adalah pengguna setia dari alutsista AS sebut saja pesawat tempur F 16 dan pesawat angkut C 130 Hercules dan kedepannya pun Indonesia khususnya TNI AU pun tetap mempertahankan status pengguna setia alutsista AS karena dalam renstra tahun 2020-2024 TNI AU akan membeli jet tempur F 16 Viper dan C 130J Super Hercules plus ditambah lagi pesawat AWACS dan Tanker yang kemungkinan besar berasal dari AS

2 Komentar

Tinggalkan Balasan