Amerika Gandeng India Memproduksi Rudal Anti-Tank Javelin

Javelin Anti Tank Missile. Pict: defence-blog

India makin berani memainkan politik dua kaki. Jika selama ini akrab dengan Rusia, sekarang India sudah mulai berani akrab dengan Amerika Serikat yang notabene adalah sekutu akrab musuh bebuyutanya, Pakistan.

Dua perusahaan asal Amerika, Raytheon Company dan Lockheed Martin berkongsi membentuk Tim Javelin Joint Venture. Keduanya lalu menggandeng  Tata Power Company Limited asal India, untuk pengembangan dan produksi bersama sistem rudal anti-tank Javelin.

“Perjanjian ini menyatukan tiga perusahaan terkemuka dunia dalam kedirgantaraan dan teknologi pertahanan untuk memperluas Javelin untuk pelanggan baru, aplikasi baru dan platform baru,” kata John Halvey, presiden Javelin Joint Venture di Raytheon Missile Systems. “Dengan kesepakatan ini, kami juga memperkuat dukungan kami terhadap inisiatif ‘Make in India’.”

Sebagai bagian dari LOI, Javelin Joint Venture (JJV) dan Tata Power SED akan bekerja sama mengembangkan dan memproduksi sistem rudal Javelin lalu mengintegrasikannya dengan platform kendaraan untuk memenuhi kebutuhan pertahanan India, baik untuk tempur darat, infanteri dan aplikasi helikopter.


“Javelin yang sudah combat-proven terus memenuhi peran serang presisi yang penting dengan mitra domestik dan internasional,” ujar Rich Benton, wakil presiden Javelin Joint Venture dan Javelin program director pada Lockheed Martin Missiles and Fire Control. “Kami berharap dapat bekerja sama dengan Tata Power SED untuk memaksimalkan fleksibilitas dan daya bunuh Javelin pada platform baru.”

Baca Juga:  India dan Perancis Kisruh Soal Alih Teknologi Pembelian 36 Pesawat Rafale

Selain untuk memenuhi tujuan “make in India” Pemerintah India, LOI jug menetapkan kerangka kerja untuk kerjasama teknologi masa depan antara Joint Venture Javelin dan Tata Power SED.

“Sejak awal 1980-an, Tata Power SED telah memulai penelitian dan pengembangan dan partisipasinya dalam ‘Make in India’, sebagai bagian dari Program Pengembangan Rudal Terpadu Dr. Kalam,” kata Rahul Chaudhry, Chief Executive Officer pada Tata Power SED. “Sekarang, kemitraan kami dengan JJV akan membawa teknologi terbaik di dunia untuk pasukan kita memungkinkan keunggulan kita di medan perang. Industri India akan mendapatkan keuntungan sangat besar dari kedalaman dan rentang transfer teknologi dan pengembangan bersama ini.”


FGM-148 Javelin adalah rudal anti-tank man-portable dan fire-and-forget Amerika. Sistem Javelin dikembangkan dan dibangun oleh perusahaan patungan yang dibentuk oleh Raytheon dan Lockheed Martin.

Sistem Javelin terdiri dari CLU (Command Launch Unit) dan amunisi. CLU dengan berat 6,4kg, menggabungkan unit akuisisi target dan fire control dengan sistem penglihatan thermal imaging dan sistem penglihatan siang hari yang terintegrasi. Rudal Javelin memiliki jangkauan maksimum 2.500 m (dengan versi terbaru mencapai 4.700 m) menggunakan rudal fire-and-forget dengan lock-on before launch dan automatic self-guidance.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan