Amerika Jual Rudal Supercanggih Penetrator ke Arab Saudi

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir, Kamis (4/5/2017) waktu setempat, menyatakan bahwa Amerika Serikat telah setuju menjual rudal supercanggih ke negaranya.

Jubeir mengatkan, pemerintah Presiden AS, Donald Trump, telah mengambil langkah untuk proses notifikasi Kongres dalam rangka penjualan rudal balistik presesi tinggi buatan Raytheon Co kepada Arab Saudi, sekutu dekat AS.

Harga rudal tersebut dijual dengan harga diperkirakan lebih dari satu miliar dollar atau sekitar Rp 13,3 triliun, sebagaimana dilaporkan Reuters.


Penjualan rudal itu tentu saja memicu kontroversi yang luas tidak saja di AS, tetapi juga di Arab Saudi dan bahkan Yaman, negara di mana Arab Saudi memimpin koalisi untuk memerangi kelompok pemberontak Houthi.


Sejak koalisi Arab terlibat dalam perang saudara di Yaman, telah jatuh korban warga sipil yang banyak akibat terkena rudal atau peluru kendali.

Sistem senjata supercanggih AS itu sudah termasuk hulu ledak Penetrator dan pemandu ketepatan tembak peluru kendali Paveway.

Sementara itu Jubeir juga mengatakan, Trump akan melawat Arab Saudi bulan ini untuk memperkuat kerja sama antara AS dan negara-negara Muslim dalam memerangi ekstremisme.

“Pesan sangat jelas kepada dunia bahwa AS dan negara-negara Arab bisa menjalin kemitraan,” kata Jubeir.

Sumber: kompas.com

Baca Juga:  USS Carl Vinson (CVN 70) Kunjungi Vietnam Kali Pertama Sejak Perang Vietnam

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan