Amerika Kerahkan Ribuan Sipil Bersenjata Hadapi Turki di Afrin

Lebih kurang 1.700 anggota Syrian Democratic Forces (SDF), kelompok sipil bersenjata bentukan AS dan sekutunya, dikirim ke Kota Afrin.

Mereka akan membantu kelompok YPG (Kurdi) yang menghadapi kemungkinan serbuan brutal pasukan Turki yang menginvasi wilayah Suriah utara.

Pergerakan pasukan SDF ini diwartawan jaringan berita Al Masdar News, Rabu (7/3/2018). Mereka mendapat bantuan persenjataan dan berbagai kendaraan tempur dari AS.

Dilihat dari foto-foto jenis kendaraan yang dipakai kelompok SDF bergerak ke Afrin, tampak kendaraan yang sama seperti ranpur Humvee dan truk-truk besar, juga dipakai pasukan AS di Irak.


Ribuan anggota SDF ini meninggalkan front tempur menghadapi kelompok ISIS (Daesh) di Deir e-Zorr dan sepanjang tepi lembah sungai Eufrat.

Turki mengerahkan pasukan tempurnya, jauh memasuki wilayah kedaulatan Suriah dengan alasan memburu kelompok bersenjata YPG, yang dituduh berafiliasi dengan Partai Pekerja Kurdistan.


Kelompok politik yang memperjuangkan kedaulatan etnis Kurdistan ini dilarang oleh Turki, dan dimasukkan ke kelompok teroris yang harus ditumpas.

Damaskus mengecam pelanggaran kedaulatan wilayah mereka oleh Turki, yang dianggap angin lalu oleh Presiden Tayyip Erdogan.

Secara resmi pasukan Suriah belum terlibat dalam konflik di Afrin. Namun kelompok sipil pro- Damaskus sudah masuk ke Afrin, membantu pejuang Kurdistan.

Selain pasukan resmi, Turki mengandalkan milisi bersenjata binaan mereka di Suriah, Free Syrian Army, sebagai garda depan untuk menggempur Afrin.

Baca Juga:  Bantahan Israel Terkait Jatuhnya Pesawat Rusia

AS dan juga Israel dalam peta konflik Afrin, di posisi mendukung kelompok Kurdi. Sedangkan Rusia, masih mengambil jarak sembari melakukan upaya politik meredam agresifitas Turki.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan