Amerika Kuasai Teknologi Rudal Kripton Rusia

Salah satu alat utama sistem senjata yang dimiliki TNI Angkatan Udara adalah rudal Kh-31 atau kode NATO AS-17 Krypton yang di impor dari Rusia.

Rudal berukuran besar yang dibawa oleh Sukhoi Su-27/30MK2 ini disiapkan untuk menjagal kapal perang atau radar. Namun tak disangka Amerika Serikat ternyata sudah menguasai teknologi rudal ini.

Jika ditanya darimana AS memperolehnya, ternyata tidak melalui operasi intelijen njelimet macam James Bond. Adalah Rusia sendiri yang menjual rudal Kh-31 kepada Amerika Serikat.


Pada Mei 1995, McDonnell Douglas menerima kontrak untuk program FCT (Foreign Comparative Testing), yang akan mengevaluasi versi rudal Zvezda-Strela Kh-31A Rusia sebagai drone target. Pabrikan Zvezda setuju menjual rudal Kh-31A kepada AS, karena Rusia pasca bubarnya Uni Soviet jatuh dalam krisis ekonomi.

Airframe Kh-31A untuk konversi target dikirimkan oleh Zvezda-Strela ke Boeing (sebelumnya McDonnell Douglas) tanpa hulu ledak dan peralatan militer lainnya, dan kontraktor AS kemudian memasang suar pelacak, telemetri, dan sistem terminasi penerbangan.


Varian drone target ditetapkan sebagai MA-31 dan terbang pertama pada Agustus 1996. Boeing sempat mengujicoba MA-31 beberapa kali terhadap sejumlah sasaran, termasuk kapal tanker.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa Angkatan Laut AS sudah mendapat cukup data untuk mengantisipasi apabila ada negara yang menggunakan rudal ini untuk menyasar kapal-kapal perangnya dan menyiapkan penangkalnya.

Baca Juga:  Penampakan Tank Medium Buatan Singapura

Sumber: UC News (Aryo Nugroho)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan