Amerika Serikat Ingin Ikut Patroli di Laut Natuna

Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) James Mattis mengawali lawatannya ke Indonesia dengan bertemu Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu.
Usai pertemuan, Mattis mengungkapkan bahwa AS begitu tertarik masuk ke dalam kerja sama trilateral antara Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Tujuannya, yakni ingin ikut patroli di Laut China Selatan, salah satunya di Laut Natuna Utara.

“Kami mau membantu patroli Indonesia dengan Malaysia dan Filipina. Kami menilai hal itu benar dilakukan untuk menangkal kejahatan,” ujar Mattis di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (23/1/2018).

Mattis mengatakan, AS menunggu ajakan dari ketiga negara tersebut untuk turut aktif patroli di Laut China Selatan yang dikenal memilki potensi ekonomi yang besar.

Hal itu pula yang membuat beberapa negara bersengketa.


Menurut Mattis, AS memandang Indonesia memilki peran penting di ASEAN. Oleh karena itu, AS menawarkan diri untuk bisa membantu Indonesia untuk meningkatkan keamanan kawasan.

Selama ini, kata Mattis, Amerika sepenuhnya berkomitmen terkait dengan regional Indo-Pasifik yang telah dibangun dengan kerja sama banyak pihak di bidang diplomasi, ekonomi, dan masalah keamanan.

Salah satu bukti nyata kerja sama AS-RI, kata dia, yaitu saat terjadi pasca-Tsunami Aceh 2004 silam. Militer AS ikut membantu dalam misi kemanusiaan di Aceh.

“Hal ini untuk mengingatkan bahwa hubungan militer kita dekat,” kata dia.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengaku senang mendengar keinginan AS turut serta masuk ke dalam kerja sama Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Baca Juga:  Tidak Terawat, TNI Ambil Lagi Monumen Pesawat Dari Taman Gabusan Bantul Jogja

Apalagi, kata Ryamizard, kawasan Asia Tenggara adalah kawasan yang dijadikan ISIS sebagai basis kekuatannya di wilayah timur.

Kehadiran AS diyakini bisa membantu ketiga negara menekan kelompok ISIS di kawasan.

“Tadi Jenderal Mattis mengatakan dia akan bantu. Saya sangat senang karena AS peralatannya jauh lebih canggih dari kita,” ucap dia. (kompas)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan