Amerika Sukses Uji Coba Senjata Laser di Panser Stryker

Amerikat Serikat berhasil melakukan uji coba senjata laser berkekuatan 5kW atau Mobile Expeditionary High Energy Laser 2.0 (MEHEL 2.0) yang dipasang di kendaraan lapis baja Stryker. Uji coba ini dilakukan oleh Pusat Komando Pertahanan Angkasa dan Rudal Amerika Serikat.

Dalam uji coba tersebut senjata laser berhasil menjatuhkan drone bersayap tetap dan drone model quadcopter selama latihan di New Mexico, pada 27 Februari hingga 3 Maret 2017.

Keberhasilan ini diumumkan dalam sebuah laporan militer, pada 17 Maret 2017, demikian dilaporkan situs militer IHS Janes, edisi 20 Maret 2017.


Senjata laser atau Mobile Expeditionary High Energy Laser 2.0 (MEHEL 2.0) yang dipasang di kendaraan lapis baja Stryker merupakan pengembangan dari versi sebelumnya, yang berkekuatan 2kW. MEHEL 2.0 mampu merontokan drone yang beratnya 9kg saat lepas landas.


Salah seorang pejabat Komando Pertahanan Angkasa dan Rudal mengatakan bahwa mereka belajar dari ujicoba laser berkekuatan 5kW. Pengambang senjata laser terus dilakukan, perusahaan pertahanan Lockheed Martin saat ini menyebutkan bahwa mereka sedang mengembangkan dan menguji coba laser berkekuatan 58kW.

Penelitian senjata laser telah dilakukan selama beberapa dekade. Namun, hanya beberapa prototipe yang berhasil dibuat dengan anggaran yang besar. Keberhasilan ujicoba senjata laser 5kW menunjukan sebuah kemajuan.

Sebuah sinar laser meluncur pada kecepatan cahaya, jauh lebih cepat daripada rudal, dengan akurasi yang sangat tinggi dan amunisi yang murah dan hampir tak terbatas, selama masih ada pasokan listrik.

Sumber: IHS Janes / Facebook TSM

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan