Angkatan Udara Israel Serang Posisi Tentara Suriah di Perbatasan

Gencatan senjata dan jalan damai yang digagas oleh Amerika dan Rusia kembali berantakan. Setelah para faksi pemberontak menolaknya, kali ini jet-jet tempur milik Angkatan Udara Israel turut menghancurkan gencatan senjata tersebut.

Jet-jet tempur Angkatan Udara Israel (IAF) menyerang posisi artileri Syiria di Dataran Tinggi Golan pada hari Selasa 13/09/2016, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim bahwa aksi mereka ini hanya balasan karena adanya hujan roket yang menghajar Israel dari wilayah tersebut.

“Menanggapi proyektil yang melanda Israel kemarin malam, IAF menargetkan posisi artileri dari Rezim Syiria di Dataran Tinggi Golan Suriah,” pernyataan juru bicara IDF dikutip oleh surat kabar Jerusalem Post. “bahwa aksi tersebut akan terus berlanjut untuk mengukum aksi pemerintah Syiria “untuk menyakiti kedaulatan” dari negara Israel.


Israel mencaplok wilayah Dataran Tinggi Golan dari Syiria sejak perang 1967, sampai saat ini Syiria menolak berdamai dengan Israel dan tetap memasang sikap bermusuhan. Selama bertahun-tahun, pasukan tempur Syiria dan Israel saling berhadapan di medan perang, terutama di Lebanon.


Dengan konflik di Syiria, Isreal selalu berusaha memperluas wilayah Golan yang dikuasainya.

Baca Juga:  76 Sukhoi Su-57 Akan Perkuat Rusia Sebelum 2028

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan