Arab Saudi Bebaskan 23 Tersangka Kasus Korupsi Yang Ditahan di Hotel Ritz Carlton

Arab Saudi telah membebaskan 23 dari 200 orang tahanan yang diduga kuat sebagai koruptor, Selasa (26/12). Seperti dilaporkan surat kabar Okaz, para tersangka yang ditahan sejak November itu dibebaskan setelah mencapai kesepakatan dengan otoritas.

Laporan tersebut tidak menyebut nama-nama mereka yang terlibat dalam pelepasan massal pertama sejak keluarga bangsawan, pebisnis dan pejabat pemerintah ditahan dalam tindakan keras antikorupsi yang dipelopori oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Para tersangka yang telah ditahan di hotel mewah Ritz Carlton, Riyadh, diminta menyerahkan aset dan uang tunai sebagai ganti kebebasan.

Okaz melaporkan lebih banyak tahanan akan dibebaskan dalam beberapa hari mendatang. Proses persidangan akan segera dimulai bagi tahanan yang terus menolak tuntutan hukum terhadap mereka.

Pihak berwenang Saudi melihat kebijakan ini bukan sebagai pemerasan tapi sebagai kewajiban untuk mengganti uang yang diambil secara ilegal dari negara produsen minyak top dunia ini selama beberapa dekade.


Video yang diposkan di media sosial menunjukkan Saoud al-Daweesh yang tersenyum, mantan chief executive Saudi Telecom, yang memberi tahu dengan baik bahwa dia diperlakukan dengan sopan.


“Satuan khusus Pengadilan Kerajaan menyuguhkan kami hidangan dari domba penuh siang dan malam. Mereka memperlakukan kami dengan baik dan melakukan pekerjaan dengan baik,” katanya. (suara pembaruan)

Baca Juga:  Rusia Melarang Prajuritnya Mengumbar Identitas Diri di Media Sosial

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan