Arab Saudi Borong 1.000 Rudal Harpoon dan SLAM ER

Boeing telah mendapatkan kontrak gabungan senilai $ 3,1 miliar untuk sistem senjata Harpoon dan Standoff Land Attack Missile Expanded Response (SLAM ER) untuk Arab Saudi. Kontrak tersebut mencakup 650 rudal SLAM ER dan 402 rudal Harpoon Block II.

Harpoon adalah rudal anti kapal yang dapat diluncurkan dari beragam platform, dari pesawat tempur, truk, dan hebatnya bisa diluncurkandari kapal selam.

Sedangkan SLAM ER atau AGM-84H/K adalah rudal jelajah dengan sasaran di laut ataupun di daratan. Rudal dengan jangkauam 290 ini bisa menarget sasaran diam ataupun bergerak.

Perusahaan mengatakan bahwa sekitar $ 2,6 miliar dari nilai tersebut dikontrak sekarang sementara sisanya telah diberikan sebelumnya.

Kontrak tersebut tidak hanya akan memperpanjang produksi program Harpoon hingga 2026, tetapi juga akan membuka kembali jalur produksi untuk SLAM ER dan memastikan pengirimannya hingga 2028.

Boeing mengatakan, pihaknya terakhir menyerahkan sistem senjata SLAM ER kepada pelanggan pada 2008. Pada Oktober 2019, perusahaan memulai pembangunan fasilitas manufaktur baru seluas 35.000 kaki persegi untuk mendukung peningkatan produksi untuk program Harpoon dan SLAM ER. Pembangunan diharapkan selesai pada 2021.

Baca Juga:  Duterte Beli Senjata Dari China

1 Komentar

Tinggalkan Balasan