AU Malaysia Sedang Mengaudit Untuk Menentukan Pilihan Pesawat MPA dan UAV

Angkatan Udara Malaysia / Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) sedang melakukan evaluasi untuk menentukan pembelian empat unit pesawat Maritime Patrol Aircraft (MPA) yang sesuai untuk kebutuhan dan kemampuan di masa depan.
Ada tiga calon utama, pertama P8A Poseidon buatan Boeing, CN-235 MPA buatan PT DI Indoensia dan C295 buatan Airbus. 

Panglima Tentera Udara, Jenderal Tan Sri Affendi Buang mengatakan keempat pesawat adalah aset terakhir yang disetujui pemerintah kepada TUDM dalam presentasi Anggaran 2018 Oktober lalu.

Selain itu, Affendi mengatakan bahwa pihaknya juga melihat kemampuan relevan lainnya yang melibatkan pengembangan pesawat tak berawak (UAV) selangkah lebih maju dari ancaman baru tersebut.


“Pada saat yang sama, TUDM juga dalam perjalanan untuk memperkuat dan memperkasakan kemampuan kita (AU) dengan peralatan konvensional dan non konvensional.

“Ini untuk memastikan kita siap menghadapi ancaman baik sekarang maupun di masa depan, serta memastikan bahwa kemampuan kita selalu setara dengan kemampuan negara-negara regional lainnya,” katanya.


Dia mengatakan hal ini dalam sebuah konferensi pers setelah menyelesaikan parade pelatihan atlet muda TUDM 57/2017 di lapangan Akademi Tentera Udara (ATU)..

Sebanyak 285 peserta berhasil menyelesaikan pelatihan 22 Minggu mulai 1 Juli hingga 31 Desember ini.

(Utusan.com.my/TSM/Herru Sustiana)

Baca Juga:  Rusia dan Indonesia Sedang Bernego Pembelian Kapal Selam Project 636 "Varshavyanka"

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan