Awasi Pembangunan Kapal Frigat Tercanggih, TNI AL Bentuk Satuan Tugas Khusus.

Setelah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memilih desain kapal frigat tipe Arrowhead 140 dari Inggris untuk calon kapal frigat TNI AL.

PT PAL Indonesia bekerja sama dengan Babcock Inggris akan bertugas untuk melakukan hal desain kapal fregat Arrowhead 140, sedangkan untuk kegiatan produksi akan bekerja sama dengan PT Batamec.

Teknologi kapal AH 140 disebut-sebut salah satu yang tercanggih pada saat ini. TNI AL akan menggunakan kapal perang ini untuk memperkuat armada perang.

Untuk mengawasi proyek pembangunan kapal perang tercanggih ini. TNI AL membentuk Project Officer dan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) pembangunan kapal frigat oleh Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Kadisadal) Laksamana Pertama TNI Maman Rohman di Wisma Elang Laut, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/9/2021).

Dalam keterangan tertulis yang dikirim hari Jumat (24/9/2021) mengungkapkan Kadisadal mengukuhkan Laksamana Pertama TNI AR. Agus Santosoyang sehari-hari menjabat sebagai Staf Khusus Kasal sebagai Project Officer dan Laksamana Pertama TNI Taat Siswo Sunarto yang sehari-hari menjabat sebagai Staf Khusus Kasal sebagai Komandan satuan tugas (Dansatgas) pembangunan kapal frigat.

“Penugasan suatu jabatan merupakan bentuk kepercayaan dan penghargaan pimpinan TNI AL kepada personel yang memiliki kemampuan dan kredibilitas untuk menjalankan organisasi, baik jabatan struktural maupun fungsional,” ujar Kadisadal.

Kadisadal menjelaskan bahwa tugas project officer dalam pembangunan kapal frigat ini adalah mengkoordinasikan kesiapan pembangunan kapal dari aspek Sumber Daya Manusia (SDM) hingga peningkatan penggunaan komponen dalam negeri dalam rangka memajukan dan mengembangkan industri pertahanan.

Baca Juga:  Jepang Siap Jual 8 Kapal Siluman Mogami Ke Indonesia, China Waspada!

Sedangkan Satgas bertugas mengawal dan mengawasi seluruh tahapan pembangunan kapal mulai dari proses desain hingga mengintegrasi sistem serta berbagai test dengan harapan pembangunan kapal dapat selesai tepat waktu dan tepat mutu.

Lebih lanjut Kadisadal menyampaikan kapal yang akan dibangun tersebut nantinya akan mempunyai kemampuan peperangan anti kapal permukaan (surface to surface), anti kapal selam dan anti serangan udara (surface to air) serta bantuan tembakan. Hal tersebut sesuai dengan Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono untuk memodernisasi Kapal perang KRI, Pesawat udara dan Matra tempur menuju kekuatan yang siap dioperasikan.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan