Azerbaijan dan Turki Mengembangkan Sistem Anti-Tank Baru Berbasis APC BRDM

Azerbaijan dan Turki bekerja sama mengembangkan sistem rudal anti-tank yang dipadukan dengan kendaraan lapis baja BRDM-2. Sistem anti-tank ini baru diresmikan di pameran Azerbaijan International Defence 2 (ADEX 2016) di Baku, Azerbaijan.

BRDM adalah panser lapis baja serbaguna yang dulu diproduksi oleh Uni Sovyet dan sekarang banyak diproduksi negara-negara pecahan Uni Sovyet dengan berbagai pembaruan.

Sistem rudal anti-tank yang bakal digendong BRDM  dikembangkan dalam bentuk kemitraan dengan produsen rudal asal Turki, Roketsan. Rudal yang digunakana adalah Mizrak-U UMTAS (Uzun Menzilli Tanksavar Sistemi) adalah rudal jarah jauh udara-ke-permukaan dan permukaan-ke-permukaan.


umtas


Rudal UMTAS bakal datang dalam dua versi, satu adalah Turki antitank Missile – Long Range (TAM-LR – UMTAS), yang merupakan sistem rudal anti-tank jarak jauh yang biasanya dikembangkan untuk beroperasi dari platform helikopter dengan langsung menghantam sasaran secara manual; yang kedua adalah Laser – Turki antitank Missile – Long Range (L-TAM-LR – L-UMTAS) yang dipandu kawalan laser saat menuju target. Keduanya diklaim dilengkapi dengan keadaan teknologi anti baja terbaru sehingga efektif dalam menghantam setiap tank lapis baja di medan perang modern. Kedua versi tersebut diklaim dapat menjangkau sejauh 4km dan dapat berfungsi dalam semua kondisi cuaca.

 

Baca Juga:  Pesawat Gripen-E Mampu Tembakkan Rudal Meteor, Siap Bertarung Jarak Jauh

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan