Baku Tembak, Militan ISIS Bunuh 6 Tentara Filipina

Para tentara Filipina yang dikerahkan untuk operasi militer di wilayah selatan negara itu. Foto/REUTERS

Kelompok militan pro-Islamic State (ISIS) membunuh enam tentara Filipina dan melukai empat tentara lainnya dalam baku tembak di sebuah pulau di wilayah selatan negara itu. Pertempuran itu terjadi dalam operasi militer untuk sisa-sisa militan yang pernah menduduki Kota Marawi.

Militer memindahkan operasinya di Pulau Basilan setelah mengakhiri operasi tempur lima bulan di Marawi pada bulan lalu. Pemindahan operasi tempur ini terjadi setelah para pemimpin tertinggi militan, emir ISIS Asia Tenggara Isnilon Hapilon terbunuh.

”Kami mengejar elemen Abu Sayyaf yang terus ada di Basilan dan sampai saat ini telah terjadi baku tembak yang dilaporkan kepada kami, khususnya pagi ini (10/11/2017),” kata juru bicara militer Filipina, Mayjen Restituto Padilla, kepada ANC yang dilansir Reuters.

Awalnya, sepuluh tentara terluka, namun enam di antaranya meninggal dalam perjalanan ke fasilitas medis pada hari Rabu malam. Para korban tersebut merupakan pasukan yang memburu komandan Abu Sayyaf, Furiji Indama. Kedua kubu bentrok di Kota Sumisip.


Militan Abu Sayyaf—yang terkenal dengan pemboman, pemenggalan, pemerasan dan penculikan untuk uang tebusan di Filipina selatan—ikut ambil bagian dalam serangan terhadap Kota Marawi pada bulan Mei lalu. Serbuan kelompok militan tersebut memicu pertempuran berdarah selama lima bulan.


Juru bicara militer yang lain, Kapten Jo-Ann Petinglay, mengatakan dua batalyon tentara dikirim untuk memperkuat pasukan yang mendapat tembakan keras dari kelompok militan. Dua helikopter tempur juga dikerahkan untuk memberikan dukungan udara.

Baca Juga:  Foto Satelit: Desa-Desa Muslim Rohingya Dihancurkan Militer Myanmar

Menurutnya, jumlah korban tewas dari kubu militan belum jelas. ”Kami akan terus mengejar Abu Sayyaf dan menyelesaikannya,” ujarnya.

Sumber: sindonews.com

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan