Batalkan F-35, Jerman Ganti Pesawat Tempur Tornado Dengan Typhoon Dan Super Hornet

Angkatan Bersenjata Jerman telah berencana memensiunkan pesawat tempur Tornado yang sudah tua dengan calon pesawat pengganti adalah Eurofighter Typhoon buatan Konsorsium Eropa dan jet tempur F/A-18 Super Hornet buatan Amerika Serikat (AS) yang mampu membawa bom nuklir.

Namun rencana ditolak oleh Partai Sosial Demokrat (SPD). Partai ini menghendaki militer Jerman mengandalkan pesawat tempur Eropa.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman, Arne Collatz-Johannsen, mengatakan kepada wartawan di Berlin pada Senin bahwa keputusan resmi akan dikirim ke Komite Pertahanan Bundestag atau Parlemen dalam beberapa hari mendatang.

“Kami merekomendasikan solusi campuran yang akan membuat industri pertahanan Eropa tetap berjalan pada kapasitas dan apa lagi, kurang dari sepertiga dari total, mungkin berasal dari pemasok non-Eropa,” katanya, yang dilansir Sputniknews, Selasa (21/4/2020).

Menurut beberapa sumber, Jerman akan membeli 90 pesawat Eurofighter Typhoon buatan Konsorsium Eropa dan 45 jet tempur Boeing F/A-18. 30 unit dari F/A-18 akan dilengkapi kemampuan untuk membawa bom nuklir.

Awalnya Jerman berencana mengakuisisi F-35 sebagai pengganti Tornado. Namun tahun 2019, Berlin membatalkan rencananya tersebut.

Baca Juga:  Reorganisasi AD Inggris Berdampak Banyak Batalyon Bubar

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan