Begal Merajalela di Kendari, TNI Turunkan Pasukan Siluman Gerak Cepat

Menjawab dan menindak lanjuti keluhan masyarakat Kendari akhir – akhir ini, dengan maraknya aksi begal yang meresahkan masyarakat kendari, Kodim 1417/Kendari turun tangan dengan menurunkan satu peleton PRC (Pasukan Reaksi Cepat) untuk memberantas begal.

Pasukan yang dibentuk Komandan Kodim 1417/Kendari Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya, terdiri dari dua pasukan (pasukan terbuka dan pasukan tertutup) yaitu Pasukan Reaksi Cepat (PRC) GAJAH MADA dan Pasukan Siluman (tertutup) PRADABASHU, yang di operasionalkan setiap malam untuk memburu begal yg meresahkan masyarakat Kota Kendari.

Patroli Gabungan TNI-POLRI di Kendari pada Sabtu malam (13/7/2019) melakukan penyisiran terhadap pergerakan aksi begal yang semakin meresahkan masyarakat, instruksi tembak di tempat diberlakukan Komandan Kodim.


Komandan Kodim 1417/Kdi Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya yang memimpin langsung operasi gabungan tersebut menjelaskan, pasukan yang diturunkan merupakan Pasukan Reaksi Cepat (PRC) Gajah Mada, yang berjumlah 1 pleton motor, masing-masing personil bersenjata lengkap jenis FNC SS1 untuk melumpuhkan kawanan begal.

“Ketika kita sudah turun, apa yang kita lakukan adalah penindakan, langsung kita lumpuhkan, tembak di tempat,” jelasnya, Sabtu (13/7/2019).

Patroli gabungan pencegahan begal merupakan sikap tanggap tegas jajaran Korem 143 Haluoleo atas keluhan masyarakat, atas aksi sadis dan tidak berprikemanusiaan oleh kawanan begal akhir-akhir ini. Selain menyisir wilayah yang sudah disinyalir banyak menimbulkan kerawanan terhadap kawanan begal, patroli gabungan juga menyasar aktivitas miras di sejumlah lokasi.

Baca Juga:  Patroli Patok Perbatasan Yon Raider 500 Di Perbatasan NKRI - Papua Nugini

“Yang juga akan kita lakukan adalah sekumpulan anak-anak muda yang minum-minum itu juga rawan. Aksi balapan liar itu kalau tidak ditangani dengan cepat karena kalau sudah semakin besar, maka akan menyulitkan kita semua,” pungkas Dandim.

Patroli gabungan ini akan rutin dilaksanakan guna menciptakan kondisi aman kepada masyarakat setelah berbagai aksi pembegalan terjadi di sejumlah lokasi dan telah menyebabkan banyak korban, khususnya pengendara saat malam hari.


Sumber: kodim1417.kodam14hasanuddin-tniad.mil.id

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan