Begini Cara Amerika Melacak Semua Rudal Balistik Milik Semua Negara di Bumi

Amerika Serikat (AS) punya banyak satelit mata-mata di luar angkasa, yang tujuanya untuk melacak setiap potensi ancaman atau sumber serangan yang diarahkan pada kepentingan AS di seluruh dunia.

Salah satunya adalah sistem satelit SBIRS (Space-Based Infrared System) yang saat ini di operasikan oleh USAF Amerika Serikat, sistem satelit ini berfungsi sebagai pengawasan ruang angkasa yang dimaksudkan untuk memberikan kemampuan utama di bidang peringatan rudal, pertahanan rudal, dan karakterisasi ruang pertempuran.

SBIRS menggantikan sistem pengawasan ruang angkasa Amerika Serikat yang lama sejak 2007 lalu, setelah selama empat dekade beroprasi sejak era Perang Dingin. Sensor inframerah SBIRS memberikan kemampuan deteksi, fleksibilitas, dan sensitivitas yang lebih besar daripada program sistem pengawasan terdahulu, memungkinkan SBIRS mampu identifikasi jenis rudal dan meningkatkan akurasi prediksi tujuan rudal tersebut paska peluncuran.

Dengan kata lain SBIRS bisa melacak rudal balistik dimanapun kapan pun di bumi, dan kelebihan lainnya adalah sistem satelit ini mampu mendeteksi rudal balistik secara real time, menghitung waktu lintasan rudal dan akurasi tinggi dalam melacak kemungkinan target yang akan di tuju.

SBIRS, sekarang dianggap sebagai salah satu program ruang angkasa prioritas tertinggi Amerika Serikat, dimana sistem SBIRS terdiri dari enam unit satelit yang disebar di luar angkasa, empat diantaranya adalah Satelit Geostasioner (GEO) dan dua unit sisanya adalah High Elliptical Orbits (HEO).

Baca Juga:  S-70 Okhotnik, Pesawat Tempur Tanpa Awak Siluman Andalan Baru Rusia

Secara total pembuatan enam unit satelit SBIRS tersebut berbiaya $19,2 Miliar pada kurs 2007 atau Rp363,9 Triliun. Sistem SBIRS dioperasikan oleh 460th Space Wing di Buckley Air Force Base, Colorado, dimana setiap rudal balistik asing yang baru saja diluncurkan akan dikelola informasinya oleh pihak 460th Space Wing, apakah bersifat mengancam atau tidak.

Sistem SBIRS mampu memberikan waktu lebih bagi Angkatan Bersenjata Amerika Serikat untuk menangkis rudal balistik asing yang berbahaya, sistem ini adalah lapis pertama dari struktur berlapis lapis pertahanan luar angkasa Amerika Serikat.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan