Biadab! Pemberontak Pro Turki, Penggal Kepala Prajurit Suriah Lalu Telepon Ibunya

Pada 21 Februari, sebuah video yang viral di medsos di dunia Arab, memperlihatkan seorang pemberontak yang disokong Turki menyiksa ibu seorang tentara Suriah yang telah tewas di medan perang melalui telepon.

Dalam video itu, sang militan terlihat berbicara melalui telepon dengan ibu dari prajurit pemerintah Suriah yang terbunuh dalam serangan yang dipimpin Turki di kota al-Nayrab pada 20 Februari. Militan itu mirip seperti seorang psikopat ketika ia menggambarkan kepada ibu prajurit itu bagaimana ia memenggal kepala putranya.

“Pemilik ponsel ini telah mampus,” kata militan itu kepada ibu prajurit tersebut, lalu menggambarkan tubuh putranya telah dipenggal kepalanya. “Dia memiliki syal di lehernya, aku memenggalnya dengan itu.”

Pemerintah Suriah saat ini tengah berupaya mengusir Turki dari wilayahnya. Turki sendiri menginvasi Suriah dengan alasan memburu pasukan pemberontak Kurdi.

Kejadi di video direkam saat Turki menyerang kota al-Nayrab dengan bantuan pasukan pemberontak anti pemerintah dan secara langsung didukung oleh Angkatan Bersenjata Turki. Artileri dan tank tempur Turki memberi dukungan tembakan langsung

Posisi Turki sendiri sebenarnya terus dipukul mundur oleh pasukan Suriah, Lebih dari 200 pasukan pemberontak dan dua tentara Turki terbunuh. Lebih dari selusin kendaraan, termasuk empat tank tempur Turki, juga dihancurkan.

View this post on Instagram

Pada 21 Februari, sebuah video yang viral di medsos di dunia Arab, memperlihatkan seorang pemberontak yang disokong Turki menyiksa ibu seorang tentara Suriah yang telah tewas di medan perang melalui telepon. Dalam video itu, sang militan terlihat berbicara melalui telepon dengan ibu dari prajurit pemerintah Suriah yang terbunuh dalam serangan yang dipimpin Turki di kota al-Nayrab pada 20 Februari. Militan itu mirip seperti seorang psikopat ketika ia menggambarkan kepada ibu prajurit itu bagaimana ia memenggal kepala putranya. "Pemilik ponsel ini telah mampus," kata militan itu kepada ibu prajurit tersebut, lalu menggambarkan tubuh putranya telah dipenggal kepalanya. "Dia memiliki syal di lehernya, aku memenggalnya dengan itu."

A post shared by MiliterMeter (@militermeter) on

Baca Juga:  Panglima TNI Peringatkan Ancaman Bahaya Proxy War