Boeing dan SAAB Luncurkan Pesawat Latih T-X

Pada tanggal 13 September, Boeing bermitra dengan Saab AB meluncurkan dua pesawat pertama yang diproduksi untuk kompetisi T-X Angkatan Udara Amerika Serikat, menurut sebuah rilis berita Boeing. Dua pesawat pertama, menurut Boeing, bukan merupakan prototipe melainkan pesawat produksi, dimaksudkan untuk menunjukkan kepada AU AS mengenai producibility, kinerja, keterjangkauan, dan maintainability pendekatan yang dilakukan oleh mereka.

“Pesawat T-X kami nyata, siap, dan merupakan pilihan yang tepat untuk pelatihan pilot bagi generasi yang akan datang,” kata Presiden dan CEO Boeing Defense, Space & Security Leanne Caret.

Boeing T-X – namanya pada saat ini – adalah pesawat baru yang dibangun untuk misi pelatihan pilot Angkatan Udara AS dan menggabungkan peralatan, teknik manufaktur, dan teknologi terbaru. Airframe pesawat ini dirancang untuk berevolusi dengan perubahan teknologi, misi, dan kebutuhan pelatihan, sehingga menjadikannya desain yang lebih fleksibel dan terjangkau dibandingkan dengan pesawat latih T-38 AU AS saat ini.

“Adalah merupakan suatu kehormatan untuk membangun masa depan pelatihan Angkatan Udara AS,” kata Presiden dan CEO Saab Håkan Buskhe. “Kami telah menciptakan solusi terbaik berkat kerjasama yang baik dan strategi yang jelas sejak hari pertama.”

Fitur dari Boeing T-X termasuk mesin tunggal General Electric F404, ekor kembar, tandem stepped “stadium seating,” dan kokpit canggih dengan software pelatihan yang tertanam didalamnya. Sistemnya juga menyediakan pelatihan state-of-the-art berbasis darat dan desain mudah-pemeliharaan untuk kemampuan dukungan jangka panjang.

boeing-saab-ab-tx

Kemampuan operasional awal (initial operating capability) pesawat tersebut direncanakan pada tahun 2024. Angkatan Udara AS berencana untuk membeli 350 pesawat, dengan total harga sekitar $ 8,4 miliar. Pesaing lainnya dalam program ini termasuk Lockheed Martin dan Korea Aerospace Industries dengan pesawat T-50, Raytheon, Leonardo dan CAE dengan pesawat T-100 yang dibuat berdasarkan M-346 dan Northrop Grumman, BAE Systems dan L-3 dengan pesawat desain baru lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan