Boeing Tampilkan Helikopter Apache Berkecepatan Tinggi

Pabrikan kedirgantaraan Amerika Serikat, Boeing, memperlihatkan versi helikopter serang Apache berkecepatan tinggi (high-speed Apache) pada acara 75th Annual Forum & Technology Display, Vertical Flight Society.

Graham Warwick memposting gambar konsep helikopter tempur Apache dan foto model skala helikopter baru yang diperkenalkan oleh Boeing di media sosial. [Tampilannya menyerupai helikopter serang Lockheed AH-56 Cheyenne yang terbang perdana pada September 1967. Namun proyek itu dibatalkan pada Agustus 1972 setelah pabrikan Lockheed membuat 10 prototipe.]

Konsep tersebut, yang disebut Advanced AH-64 Block 2 Compound, sedang dikembangkan untuk berfungsi sebagai pengisi gap dalam program Future Army Vertical Lift (FVL) Angkatan Darat AS.

Jane’s Defense Weekly sebelumnya melaporkan bahwa helikopter tempur baru itu akan menampilkan sayap utama yang diperbesar, exhaust mesin yang direvisi, sirip ekor vertikal besar, dan propeller pendorong yang dipasang di belakang. Desain itu juga dapat menampilkan sistem rotor baru yang rigid, yang merupakan fitur standar pada desain helikopter compound lainnya.

Rotor & Wing International juga mengatakan bahwa Boeing telah melakukan pengujian terowongan angin dari model skala helikopter tempur Apache berkecepatan tinggi tersebut.


“Boeing berupaya menyediakan sarana yang terjangkau untuk tetap mengoperasikan helikopter serang Angkatan Darat AS, AH-64 Apache, yang mampu bertempur di medan perang multi-domain yang sangat kompleks di masa depan hingga 2060,” kata perusahaan itu dalam tanggapan tertulis terhadap pertanyaan dari Rotor & Wing International. “Tujuan Boeing adalah untuk menawarkan dan memasukkan teknologi baru yang membentuk Apache yang lebih canggih pada jangka waktu 2028 akhir.”

Baca Juga:  Pilot China Mulai Berlatih Terbangkan Sukhoi Su-35

Menurut foto yang dirilis, helikopter baru tersebut dirancang dengan badan pesawat dan nacelle mesin yang streamline, roda pendarat yang dapat ditarik masuk, sayap lebih panjang, serta baling-baling propulsor yang dipasang pada ekor.

Diluncurkan pada Oktober lalu di Helicopter Military Operations Technology (HELMOT) Vertical Flight Society di Hampton Roads, Virginia, helikopter compound AH-64E Blok II yang menampilkan propulsor belakang, dapat meningkatkan kecepatan pesawat tersebut hingga 185 knot (helikopter AH-64 A/D memiliki kecepatan maksimum 150 knot), meningkatkan muatan hingga 5.900 pon hover-out of ground effect (HOGE) saat lepas landas, dan meningkatkan jangkauan hingga 460 mil laut.


Sumber : defence-blog.com, TSM Angga Saja

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan