Bomber B-52 AU Amerika Sukses Uji Gendong Rudal Hipersonik AGM-183A

Pada tanggal 12 Juni 2019, sebuah B-52H Stratofortress telah membawa sebuah AGM-183A ARRW (Air-launched Rapid Response Weapon) dalam ujicoba captive carry (uji gendong) yang dilaksanakan di Edwards AFB.

Senjata yang digunakan dalam ujicoba tersebut adalah varian sensor-only tanpa live warhead, dan terus dibawa oleh pesawat selama berlangsungnya ujicoba. Ujicoba dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai efek drag dan vibrasi yang dialami senjata serta peralatan pembawa milik pesawat. Pengumpulan data ini wajib dilakukan untuk semua sistem persenjataan USAF dalam tahap pengembangan.

Kontrak untuk prototyping ARRW telah dihadiahi kepada Lockheed Martin Missiles and Fire Control pada bulan Agustus 2018. ARRW ditargetkan akan mencapai kapabilitas operasional dini (IOC) pada tahun fiskal 2022. Ujicoba terbang ini hanyalah satu dari banyak ujicoba lainnya yang akan dilakukan untuk mengembangkan parameter tes serta kapabilitas prototype ARRW.

Gambar AGM-183A sendiri belum dirilis USAF, namun diketahui bahwa AGM-183A adalah air-launched hypersonic boost-glide vehicle yang berakar dari program Tactical Boost Glide (TBG) DARPA.


Gambar artis dari rudal hipersonik Amerika. Foto: thedrive.com

Selain ARRW, USAF juga sedang mengembangkan dua lagi senjata hipersonik yaitu Hypersonic Conventional Strike Weapon (HCSW) dan Hypersonic Air-breathing Weapon Concept (HAWC).


Sumber: Thedrive.com

Baca Juga:  Serangan Balasan, Amerika Hancurkan 3 Lokasi Radar Milik Houthi Yaman

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan