Bomber Terbaru Tupolev Tu-22M3M Siap Mengudara Tahun Ini

Versi terbaru dari pesawat pengebom andalan Rusia, Tupolev Tu-22M3M dikabarkan akan segera masuk dinas AU Rusia seperti dilaporkan kantor berita TASS.

Pada tahun lalu, CEO Tupolev Aircraft Alexander Konyukhov menyatakan bahwa Tu-22M3M akan mengudara perdana pada Agustus 2018, seperti dilansir TASS.

Varian Tu-22M3M sebenarnya bukan pesawat baru. Hanya ada sedikit modifikasi dari versi Tu-22M3 Backfire-C, tujuan utamanya agar mampu membawa rudal jelajah supersonik antikapal terbaru Kh-32.


Diantara upgrade dari Tu-22M3 menjadi Tu-22M3M di antaranya meliputi penggantian komponen avionik, sistem penglihatan, sistem navigasi, radio elektronik, serta penggunaan mesin Kuznetsov NK-25 turbofan yang telah diremajakan.

Karena hanya ada sedikit modifikasi, makanya pesawat ini gak bakalan banyak menjalani uji coba. .

“Hanya beberapa kali penerbangan saja untuk memastikan karakteristik teknis pesawat,” ujar sumber yang lain.


Hingga tahun 2020, dijadwalkan sebanyak 30 Backfire-C akan menjalani modernisasi menjadi Tu-22M3M.

Tupolev Tu-22 adalah pesawat bomber legendaris dari era Uni Soviet. Total ada 497 unit pesawat jenis ini yang telah diproduksi. Hanya dua negara di dunia yang mengoperasikan pengebom strategis dan maritime strike ini, yaitu Rusia (AU dan AL) serta Ukraina (AU dan AL).

Tu-22M3 diawaki empat orang (pilot, kopilot, navigator, dan operator senjata). Pesawat dengan panjang 42,4 m, bentang sayap 34,28 (membentang); 23,3 m (menyudut), dan tinggi 11,05 m ini berbobot maksimal 124.000 kg.

Baca Juga:  India Tak Tertarik Dengan Pesawat Tempur F-35

Ditenagai dua mesin NK-25, pesawat dapat terbang dengan kecepatan maksimal Mach 1,8 Mach dan menjelajah jarak hingga 6.800 km.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan