Boustead dan AL Malaysia Lakukan Peletakan Lunas LCS Frigat Gowind Ketiga

Boustead Heavy Industries Corporation Berhad (BHIC) dan Angkatan Laut Malaysia (Tentera Laut DiRaja Malaysia – TLDM) hari Senin lalu (18/12) mengadakan upacara peletakan lunas kapal perang Littoral Combat Ship (LCS) Gowind ketiga sebagai bagian dari program Second Generation Patrol Vessel (SGPV)-nya.

Upacara tersebut dihadiri oleh Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia Jenderal Tan Sri Raja Mohamed Affandi Raja Mohamed Noor dan Panglima Angkatan Laut Malaysia Laksamana Datuk Seri Ahmad Kamarulzaman Ahmad Badaruddin. Kapal tersebut dinamai KD Raja Mahadi.

Pada awal 2011, Malaysia meluncurkan program SGPV dengan anggaran sebesar RM6 miliar (US$ 1,9 miliar) untuk enam kapal frigat stealth. Beberapa pembuat kapal asing mengajukan penawaran untuk program tersebut. Pada akhir 2011, diumumkan bahwa desain kelas Gowind oleh DCNS (sekarang disebut Naval Group) telah dipilih dan bahwa program SGPV telah diberikan kepada Boustead Naval Shipyard/DCNS.

Dibangun berdasarkan desain korvet Naval Group Gowind 2500 (juga dipilih oleh Angkatan Laut Mesir), kapal LCS AL Malaysia akan sedikit lebih besar dan dengan demikian digolongkan sebagai frigat (dengan panjang 111 meter dan displacement 3.100 ton).


Kapal pertama dari kelas tersebut, KD Maharaja Lela telah secara resmi diluncurkan pada tanggal 24 Agustus tahun ini, dan akan menjalani sea trial pada akhir tahun 2018. Peletakan lunas kapal pertama dilakukan pada tanggal 8 Maret 2016 sementara kapal kedua, KD Shariff Mashor, dilakukan peletakan lunasnya pada bulan Februari 2017. (TSM by Angga Saja)

Baca Juga:  Rusia: Pesawat Bomber Strategis Tupolev Tu-160 Dimulai 2021

 

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan