Bulgaria Akan Jual MiG-29 Setelah F-16 Datang

Bulgaria akan menjual sebagian jet tempur MiG-29 miliknya ketika pesawat F-16V Block 70 yang dibeli negara itu dalam kesepakatan senilai $ 1,2 miliar telah tiba, kata Menteri Pertahanan Bulgaria Krassimir Karakachanov sebagaimana dikutip oleh media Bulgaria pada 4 Juni.

Bulgaria telah mengoperasikan pesawat MiG-29 buatan Rusia selama lebih dari 30 tahun. Selama itu, dua pesawat telah jatuh, satu pada September 1994, yang menewaskan pilotnya, dan satu lagi pada April 2012. Pada Oktober 2017 beberapa pilot AU Bulgaria pernah menolak untuk menerbangkan pesawat MiG-29 terkait keamanan menerbangkan pesawat tersebut.

Saat ini, Bulgaria memiliki sekitar 14 pesawat, dan telah menghabiskan banyak uang untuk melakukan overhaul pesawat tempur yang telah menua tersebut. Saat ini pesawat MiG-29 masih digunakan untuk berpatroli di ruang udara Bulgaria sambil menunggu kedatangan F-16.

Karakachanov mengatakan dengan kedatangan delapan F-16, tidak akan ada kebutuhan untuk mempertahankan armada MiG-29.

Transisi penuh untuk hanya menerbangkan F-16 untuk melindungi ruang udara Bulgaria akan terjadi setelah kedatangan delapan tambahan pesawat tempur buatan AS tersebut, namun belum diketahui kapan penambahan pesawat tersebut akan dilaksanakan.

Gagasan menjual MiG adalah untuk menutup sebagian biaya, menurut Karakachanov.

Dia mengatakan kepada komite parlemen bahwa proses akuisisi delapan F-16 pertama tidak tertunda oleh pandemi Covid-19.

F-16V Block 70 pertama dijadwalkan dikirim pada akhir 2022, untuk digunakan untuk melatih pilot Angkatan Udara Bulgaria. Sisanya akan tiba secara bertahap di tahun 2023 dan 2024.

Baca Juga:  456 Tamtama Remaja Baru, Perkuat Korps Marinir

Sumber : sofiaglobe.com, en.wikipedia.org, via TSM Angga

1 Komentar

Tinggalkan Balasan