Butuh Dana Untuk Bangun 3 Kapal Selam, Kemhan Cari Pinjaman Luar Negeri

Diberitakan Defense World.net (5/7/2019) Indonesia akan mencari pinjaman asing hingga US $ 1,2 miliar untuk membiayai pembangunan tiga kapal selam sebagai bagian dari program Minimum Essentials Force (MEF) III

Sebenarnya Korean Exim Bank siap untuk membiayai proyek tersebut namun Kementerian Keuangan Indonesia menganggap pinjaman yang diperoleh dari bank sebelumnya untuk membangun batch pertama kapal selam buatan Korea tersebut sangat “mahal.”

“Kementerian Keuangan memandang Indonesia saat ini memiliki peringkat investasi yang baik, sehingga pinjaman diharapkan akan lebih lunak daripada batch kapal selam pertama,” kata Direktur Keuangan PT PAL Irianto Sunardi kepada wartawan di kantor perusahaan di Surabaya, Jawa Timur, pada hari Rabu.



Perusahaan pembuatan kapal Indonesia PT PAL dan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Korea Selatan telah menandatangani perjanjian pada bulan April tahun ini untuk membangun tiga tipe kapal selam 209-1400, sebagai program lanjutan untuk tiga kapal selam yang dibangun sebelumnya.

Pembangunan kapal selam akan dimulai sebelum akhir tahun berdasarkan kesiapan DSME, kata pejabat itu. “Demikian pula, PT PAL juga siap dengan semua perjanjiannya, terutama bagian mana yang dibuat di sini (di Indonesia) dan yang akan dibuat dikembangkan di sana (Di Korea Selatan) sampai kapal selam keenam sepenuhnya dibangun di sini, “

Baca Juga:  Kemampuan Laut Yonbekang-4/Air TNI AD

1 Komentar

  1. Wahhh…keterlaluan…negara dg PDB terbesar 10besar dunia harus cari pinjaman untuk dana 1,2 T…..uang yg d glontorkan untuk hal2 tak produktif aja jumlahnya triliunan..
    Harusnya pemerintah lbih mengutamakan bidang HANKAM dr pd kemakmuran pejabat2 dg gaji fantastis dan program2 taik kucingnya…sampai kapan negri ini d setir kebijakan luar negri dan pertahanannya oleh ASING…

Tinggalkan Balasan