China Makin Beringas Di LCS, Vietnam Terus Melawan

Di antara negara-negara ASEAN yang bersengketa dengan China di Laut China Selatan, mungkin hanya Vietnam yang berani bersikap keras menghadapi negeri panda itu.Pada Jumat (08/05/2020) kemarin, Vietnam memprotes larangan penangkapan ikan sepihak oleh China di Laut China Selatan yang disengketakan dari 1 Mei hingga 16 Agustus. Beberapa minggu sebelumnya, kapal nelayan Vietnam berani adu tabrakan dengan Kapal Cpast Guard China. Kapal Vietnam yang lebih kecil tenggelam.Sikap keras Vietnam didasar sejarah bahwa mereka memang pernah menang melawan China dalam perang perbatasan darat tahun 1979, setelah perang Vietnam melawan Amerika Serikat (AS).Maka saat China mengusik batas laut Vietnam, Negeri Paman Ho itu pantang mundur walau selangkah.”Vietnam menuntut agar China tidak memperumit situasi di Laut China Selatan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Le Thi Thu Hang, seperti dikutip dari Reuters, 8 Mei 2020.Dalam dokumen yang dikirim ke beberapa lemabaga pemerintah Vietnam, termasuk kantor pemerintahan, Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, dan Kementerian Luar Negeri, masyarakat mengatakan bahwa larangan penangkapan ikan China di wilayah Laut Timur, termasuk bagian Teluk Tonkin dan Kepulauan Hoang Sa (Paracel) Vietnam, merupakan pelanggaran kedaulatan Vietnam atas Kepulauan Paracel dan wilayah laut Vietnam, menurut laporan VNExpress.Larangan sepihak China juga merupakan pelanggaran terhadap hak dan kepentingan hukum Vietnam, belum lagi hukum internasional, termasuk Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) dan dokumen hukum internasional yang relevan, kata dokumen tersebut.”Masyarakat mengatakan sangat menentang tindakan China yang tidak masuk akal. Larangan memancing tidak memiliki nilai hukum atas wilayah laut di bawah kedaulatan Vietnam. Nelayan Vietnam memiliki hak untuk menangkap ikan di wilayah laut di bawah kedaulatan Vietnam,” tulis dokumen.Dokumen itu meminta pemerintah Vietnam untuk menentang keras dan mengambil langkah-langkah untuk menghentikan dan mencegah “tindakan tidak masuk akal Chjna.”China semakin meningkatkan agresivitas di Laut Timur akhir-akhir ini, termasuk mengumumkan pembentukan apa yang disebutnya “Distrik Xisha” dan “Distrik Nansha” yang disebut “Kota Sansha” pada 18 April untuk mengelola Paracel dan Vietnam. Kepulauan Truong Sa (Spratly), Macclesfield Bank dan perairan di sekitarnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan