China Promosikan Pesawat Tempur Chengdu J-10C Versi Ekspor

Chengdu Aerospace Corporation (CAC), salah satu dari dua pusat desain dan produksi pesawat tempur utama di China, memamerkan varian ekspor pesawat tempur J-10 pada Dubai Airshow 17-21 November lalu. Dinamai FC-20E, desainnya adalah konfigurasi J-10C yang hampir paralel, yang merupakan iterasi utama ketiga pesawat tersebut.

Foto-foto J-10C yang beredar di situs-situs penerbangan Cina pada bulan Oktober lalu menunjukkan pesawat masih terbang dengan cat primer pabrik, menunjukkan bahwa pesawat itu masih dalam tahap awal produksi seri.

Pesawat tersebut jauh berbeda dari J-10A asli, terutama pada mesinnya. Batch J-10 awal menggunakan mesin AL-31FN Series 3 buatan Rusia Salyut, turunan dari mesin yang dipasang di Sukhoi Su-27 dan Su-30MKK yang dibeli oleh Tiongkok.

Pemasangan mesin AL-31F di J-10A mengharuskan tim desain pabrik Salyut untuk memutar gearbox dan paket aksesori ke bagian bawah mesin. Asupan udara pesawat juga harus berbentuk segi empat seperti inlet Su-27.

Sebaliknya, J-10C dilaporkan ditenagai dengan mesin Wo Shan (WS)-10A buatan China dan dilengkapi saluran
udara masuk berbentuk segi empat membulat yang mendekati oval. Tim desain CAC juga telah mendemonstrasikan pesawat yang terbang dengan nosel axisymmetric thrust vector control (TVC) dan nosel yang dimodifikasi yang dapat mengurangi penampang radar pada bagian belakang pesawat. Pesawat pra-produksi J-10C dalam konfigurasi ini terbang di Air Show China November 2018 lalu di Zhuhai.

Baca Juga:  Kapal Zumwalt Amerika Diluncurkan Tanpa Senjata Utamanya

J-10C juga dilengkapi dengan radar active electronically scanning array (AESA), suite avionik baru, dan modul peperangan elektronik (EW).

Sumber : janes.com, FB TSM Angga Saja

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan