China Resmi Gunakan JL10 Pesawat Latih Terbang Supersonic

Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China / PLAAF akhirnya resmi menggunakan JL-10 sebagai pesawat latih terbang. Ini adalah pesawat latih terbang dengan kecepatan supersonic dengan mesin ganda.

Memasuki era jet tempur 5G, setiap angkatan tempur udara memang sudah seharusnya mengupgrade pesawat latihnya agar siap dengan lompatan teknologi 5G. Dibanding dengan pesawat latih milik Indonesia yang baru, T50i Golden Eagle asal Korea Selatan. JL-10 ini jelas lebih berkelas dengan mesin ganda. Sehingga lulusan siswanya akan lebih mudah beradaptasi dengan jet-jet tempur mesin ganda seperti Sukhoi.

JL10 Supersonik dikabarkan akan ikut dalam parade hari jadi PLAAF di Akademi Angkatan Udara PLAAF di Changcun.


Pesawat produksi Hongdu Aviation Industry Corporation (HAIC) diproduksi di Pabrik Nanchang dengan nama ekspor L-15 Falcon. Pakistan dan Sudan berada dalam antrian terdepan untuk menjadi pengguna setelah China.


Selazimnya jet tempur latih, pesawat ini didesain dengan kursi ganda dengan panjang sayap 31 kaki dan tinggi 15 kaki. Mesinya menggunakan mesin ganda 2 x АI-322F Turbofan Aero Engines with Afterburner buatan Pabrik asal Ukrania, SE Ivchenko-Progress

Baca Juga:  Sukhoi Su-34 Terbaru Mulai Mengisi Arsenal Rusia

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan