China Sedang Mengembangkan Pesawat Pembom Siluman Strategis

Gambar imajiner pesawat bomber China H-20

Komandan Angkatan Udara China, Ma Xiaotian telah mengungkapkan bahwa Cina sedang mengembangkan generasi pembom jarak jauh legendaris yaitu Bomber H-20. Kabar tersebut dilansir Surat Kabar Sains dan Teknologi China dalam sebuah artikel tentang Bomber Strategis China yang terbit pada 4 Desember 2016 lalu.

Stasiun televisi China (CCTV) juga merilis gambar imajiner sebuah pesawat bomber siluman yang siluetnya mirip dengan pesawat B2 Amerika Serikat. Perbincangan di kalangan penggemar militer mengatakan bahwa gambar tersebut adalah Bomber H-20 yang sedang dikembangkan.

Ketika ditanya kapan pembom strategis generasi China akan memulai debutnya, Laksamana Yin Zhuo, direktur Komite Konsultasi Ahli Angkatan Laut PLA, mengatakan bahwa kita harus bersabar. Bisa dimaklumin karena China belum pernah mengembangkan pembom strategis jarak jauh dengan ukuran besar sebelumnya.

Saat ini China memiliki Xian H-6 sebagai pembom supersonic yang berukuran sedang tetapi bukanlah pembom strategis. Memiliki pembom strategis akan menjadi salah satu simbol dari Angkatan Udara China sebagai kekuatan adidaya di udara, kata Yin Zhuo.

Yin Zhuo juga mengatakan bahwa pembom strategis China pasti akan berkembang dan setara dengan pembom B-2 dari AS dan memiliki kinerja siluman.


Yin memperkenalkan bahwa generasi pembom strategis membutuhkan siklus pengembangan lagi, biasanya lebih dari sepuluh tahun. Cina memiliki beberapa kondisi yang menguntungkan untuk mengembangkan pembom strategis diantaranya China telah mengumpulkan beberapa pengalaman dari pengembangan pesawat J-20 dan jet tempur siluman F -31, sehingga bahan dan desain bukanlah merupakan masalah besar. China juga telah mengembangkan Y-20, C-919 dan pesawat besar lainnya, sehingga cadangan teknis terkait akan berguna untuk mengembangkan pembom strategis.

Baca Juga:  Turki Siapkan Jet Tempur Siluman Demi Jadi Yang Terkuat di Eropa dan Timur Tengah

Rudal jelajah, senjata nuklir, senjata lainnya dan peralatan yang akan dibawa oleh pembom strategis sudah ada ditempatnya, sehingga sudah waktunya bagi Cina untuk mengembangkan pembom strategis, kata Yin Zhuo. Dengan memanfaatkan cadangan teknis yang cukup banyak, maka memungkinkan siklus pengembangan pembom H-20 menjadi lebih pendek.

Berbicara tentang apakah China dapat mengembangkan pembom strategis siluman supersonik, ahli militer Li Li mengatakan bahwa secara teknis memang sangat dibutuhkan. Karena jika hanya menekankan pada kinerja siluman, konfigurasi aerodinamis pesawat ini akan sangat berbeda dari pembom supersonik. Ini mungkin sebagai solusi yang lebih realistis untuk memiliki kemampuan siluman dan penetrasi supersonik.

(Sumber: Defense Aerospace)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan