Cuma Dengan 17 Trilyun Rupiah, Filipina Bisa Dapat 12 Unit F-16 Viper Dengan Senjata Komplet

Di tengah perlombaan untuk membeli pesawat tempur baru, Filipina mendapat tawaran paket yang cukup menggiurkan dari Amerika Serikat (AS) sang mantan penjajah.

Hanya dengan 17 Trilyun Rupiah saja (61 Milyar Peso), AS siap memberikan 12 unit pesawat F-16 Viper komplet dengan rudal AIM-120 AMRAAM dan suku cadangnya.

Nilai segitu sangat menggiurkan bagi TNI, murah lah, sekitar 10% dari total anggaran TNI yang tahun 2021 ini mencapai 133 Trilyun Rupiah. Terutama jika F-16 diproyeksikan untuk mengganti F-5 yang sudah lama pensiun dan sampai sekarang belum jelas penggantinya.

Amerika Serikat sendiri merinci biaya yang ditawarkan mereka yaitu F-16 Block 70 “Viper” kepada Angkatan Udara Filipina (Philipines Air Force/PAF), senilai ₱61,2 Miliar (Rp17 Triliun) dengan rincian :

• 10 unit pesawat tempur single seat F-16 Block 70 Viper
• 2 unit pesawat tempur F-16D Block 60 dengan twin seat
• 3 jenis suku cadang seperti radar SABR, mesin, GPS/INS, meriam Vulcan 20mm, terminal MIDS-JTRS hingga lain lain
• Beberapa amunisi terdiri dari AIM-120 AMRAAM, bom lainnya hingga targeting pod.

AS juga menawarkan paket tambahan senilai 65,5 Miliar Peso (Rp18,2Triliun) untuk mendapatkan paket yang lebih wah lainnya. Dengan biaya lebih itu PAF tentu akan bisa mendapatkan :

• Dukungan perangkat lunak
• Biaya pelatihan awak
• Layanan dukungan logistik dari kontraktor Amerika Serikat
• Biaya pengunian dan pengetesan
• Persejataan lebih lengkap
• Sensor elektronik lebih lengkap
• Masih banyak lainnya.

Baca Juga:  Susah Terbang, Mahatir Cari Bantuan Untuk Pemeliharaan Su-30MKM dan MiG-29 AU Malaysia

Bagi Filipina duit 17 Trilyun sangat berat buat anggaran mereka. Pertahun saja anggaran militer mereka cuma 63 Trilyun Rupiah saja, separo dari anggaran Indonesia yg mencapao 133Trilyun Rupiah.

Di tengah anggaram yang sedikit, kondisi armada tempur PAF saat ini tidak memiliki pesawat tempur multirole yang canggih. Sedangkan ancaman China di LAut China Selatan sangat nyata bagi Manila terutama dalam perebutan kepulauan Sparatly.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan