Daftar Institusi Militer Yang Terima Dana Milyaran Dari Ahok

Terkuaknya bantuan hibah sebesar 30 Milyar dari Gubernur Ahok untuk Kostrad memicu polemik. Masyarakat kaget!, bisakah hibah dari Pemerintah Daerah ke Lembaga Pemerintah non Kementerian? atau yang biasa disebut hibah vertikal.

Berdasarkan Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 39 Tahun 2012, Pasal 5 dan Pasal 6. Ternyata hibah vertikal diperbolehkan dan sah.
Dalam permendagri disebutkan bahwa diantara kriteria penerima hibah adalah,
“Pemerintah, yaitu satuan kerja dari kementerian kementerian/lembaga pemerintah non kementerian yang wilayah kerjanya berada dalam daerah yang bersangkutan, atau sering disebut sebagai hibah kepada instansi vertikal.”
Data Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta menyebutkan pada tahun ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menggelontorkan dana hibah kepada tujuh institusi militer, ditambah dengan satu institusi kepolisian.

Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) menjadi institusi militer terakhir yang menerima dana hibah dari Pemprov DKI. Dana yang mereka terima sebesar Rp 30 miliar diberikan pada Jumat (24/7/2015).

Berikut daftar institusi militer dan kepolisian yang sudah mendapat dana hibah dari Pemprov DKI pada tahun ini:

Mabes TNI Rp 15,2 miliar.
Mabes TNI AD Rp 3,2 miliar.
Kodam Jaya Rp 38,6 miliar.
Kopassus Rp 750 Juta.
Koarmabar TNI AL Rp 5,9 miliar.
Koops TNI AU Rp 4,8 miliar.
Kostrad Rp 30 miliar.
Brimob Polda Metro Jaya Rp 3,1 miliar.

Kepala BPKAD Heru Budi Hartono mengatakan dana hibah ke institusi militer dan kepolisian memang dibutuhkan untuk memastikan fasilitas dan perlengkapan untuk mengamankan Ibu Kota, khususnya ketika terjadi huru-hara.

“Kalau ada kejadian luar biasa di Jakarta yang berkewajiban mengamankan daerah ya Gubernur. Makanya, kami mencoba mengantisipasi dengan memberikan fasilitas tambahan bagi beberapa institusi,” kata dia di Balai Kota DKI Jakarta.

Heru mengatakan dana hibah tersebut diberikan oleh Pemprov DKI sesuai dengan proposal yang diajukan. “Dana hibah ini kan termasuk dalam pengeluaran di APBD DKI 2015 untuk bantuan sosial. Besarannya ya tergantung dengan anggaran dan kebutuhan mereka,” ucap dia. (kompas/bpk)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan