Daftar Pejabat Tinggi Negara Lain Yang Pernah Dicekal Masuk AS

Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo dicekal untuk memasuki Amerika Serikat (AS) padahal beliau datang atas undangan petinggi militer Amerika, insiden ini menjadi trending topic.

Pencekalan pejabat tinggi oleh AS buka hal baru, banyak pejabat dari negara lain yang mengalaminya. Salah satunya adalah Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Sejumlah pejabat negara lain yang pernah dicekal oleh AS. Mereka dicekal atas berbagai alasan, mulai karena kerap melemparkan protes pada AS, hingga dianggap terlibat dalam kegiatan yang dianggap ilegal di AS.

Berikut adalah nama-nama pejabat negara lain yang pernah ditolak masuk oleh AS.

1. Hamid Aboutalebi, Utusan Iran untuk PBB itu dilarang masuk ke AS pada tahun 2014 karena perannya sebagai penerjemah bagi militan yang menyerang Kedutaan Besar Amerika di Teheran pada tahun 1979, dan menahan 52 warga negara Amerika yang sandera selama 444 hari.

2. Gerry Adams, politisi sayap kanan Irlandia, yang juga merupakan Presiden Sien Fien, kelompok politik sayap kanan Irlandia ini beberapa kali dilarang masuk ke AS karena dinilai sebagai otak dari sejumlah kekerasan yang terjadi di Irlandia pada era 1990an.

3. Narendra Modi, dia dilarang masuk ke AS pada tahun 2005, atau saat dia menjabat sebagai Menteri Utama negara bagian Gujarat. AS menolak visa diplomatik A-2 Mpdi. Selain itu, visa B-1 / B-2 yang sebelumnya diberikan kepadanya dicabut, di bawah bagian Undang-Undang Imigrasi dan Kewarganegaraan AS yang membuat pejabat pemerintah asing yang bertanggung jawab atau terlibat langsung, terutama terkait pelanggaran berat kebebasan beragama tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan visa. Modi akhirnya kembali di izinkan masuk ke AS setelah menjabat sebagai Perdana Menteri India.

Baca Juga:  Profil Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud

4. Tarek William Saab, Presiden Dewan Moral Venezuela, dan mantan Kepala Komisi Kebiajakan Luar Negeri Venezuela ditolak masuk ke AS pada tahun 2002. Saab ditolak masuk ke AS karena diduga memiliki hubungan dengan organisasi kriminal. Saab membantah memiliki hubungan tersebut.

5. Kurt dan Elisabeth Waldheim. Kurs yang diplomat dan politisi Austria, yang juga pernah menjabat sebagau Utusan Khusus Australia, bersama sang istri, Elisabeth dilarang masuk ke AS pada tahun 1987. Keduanya dilarang masuk AS karena memiliki hubungan dengan Nazi.

(sindonews)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan