Daftar Senjata Serangan Sekutu ke Suriah

Amerika Serikat dan dua negara sekutunya, Inggris, dan Perancis melakukan serangan mendadak ke berbagai sasaran di Suriah, serangan ini diklaim sebagai hukuman dan untuk menghilangkan kemampuan senjata kimia rezim Bashar Assad.

Pihak sekutu mengklaim bahwa mereka telah meluncurkan 105 unit peluru kendali (rudal). Rudal-rudal tersebut diluncurkan dari pesawat terbang dan kapal perang.

Serangan itu juga jadi ajang pameran oleh ketiga negara sekutu tersebut. Karena masing-masing negara mengerahkan rudal dan pesawat andalanya.

Inggris mengirimkan pesawat Tornado GR4 yang menggendong rudal Storm Shadow

Perancis mengandalkan pesawat andalanya Rafale yang menembakkan rudal SCALP-EG.

Sedang Amerika mengirimkan pesawat pembom B-1B dengan rudal AGM-158 JASSM.


Mirip banget dengan showdown tentang kombinasi pesawat dan rudal milik siapa yang ampuh bukan?

Dari laut, rudal-rudal Tomahawk diluncurkan dari kapal-kapal perang AL AS. Ini penting agar sistem pertahanan udara Suriah kehabisan peluru dulu, baru kemudian giliran para pesawat masuk untuk menghajar sasaran.

Dari laut pun, Perancis gak mau kalah, untuk pertama kali rudal jelajah maritim MdCN (Missile de Croisière Naval) buatan MBDA yang diluncurkan dari kapal fregat FREMM milik AL Perancis.

Serangan dimulai pada pukul 21.00 waktu setempat. Target pertama yang dibombardir adalah Barzah Research and Development Centre, di Damascus. Fasilitas ini dibombardir menggunakan 57 rudal Tomahawk dan 19 rudal JASS-ER dari B-1B dengan kawalan jet tempur.

Baca Juga:  Video Riyadh Ibukota Arab Saudi Dihujani Rudal Oleh Pemberontak Houthi Yaman

Target kedua adalah fasilitas Him Shinshar Chemical Weapons yang berada 15 mil sebelah barat Kota Homs. AS meluncurkan delapan rudal Tomahawk terhadap sasaran ini. Sementara Tornado GR4 dan Typhoon FGR4 meluncurkan delapan rudal jelajah Storm Shadow.

Perancis ikut melakukan serangan ke target ini dengan meluncurkan tiga rudal MdCN dan dua rudal SCALP menggunakan armada Mirage dan Rafale.

Target ketiga adalah bunker Him Shinshar Chemical Weapons yang berada 7 km dari target kedua. Sasaran ini hanya dibombardir oleh jet-jet tempur Perancis menggunakan rudal SCALP dari Mirage dan Rafale.

Direktur Staf Gabungan Letjen Kenneth McKenzie mengatakan, seluruh pesawat yang dikerahkan untuk menyerang fasilitas di Suriah tidak ada yang memasuki wilayah udara negeri itu.


Sementara armada-armada kapal yang dikerahkan, melakukan penyerangan dari Laut Merah. Di antaranya adalah penjelajah rudal kelas Ticonderoga yakni USS Monterey (CG 61) yang meluncurkan 30 rudal Tomahawk, lalu kapal perusak kelas Arleigh Burke yakni USS Laboon (DDG 58) yang meluncurkan delapan rudal Tomahawk.

Ada pula kapal yang melakukan penyerangan dari Teluk Arab, yaitu kapal perusak kelas Arleight Burke bernama USS Higgins (DDG 76) yang meluncurkan 23 rudal Tomahawk.

Kemudian dari Laut Mediterania adalah kapal fregat FREMM Languedoc (D 653) dari AL Perancis yang meluncurkan tiga varian rudal MdCN serta kapal selam kelas Virginia yakni USS John Warner (SSN 785) yang membuktikan kiprah pertamanya dengan meluncurkan enam rudal Tomahawk.

Baca Juga:  Uskup Katolik Afrika Tengah, Lindungi 2000 Muslim Di Gerejanya

1 Komentar

  1. Sayang tak ada RUDAL Usa cs menyerang pangkalan tentara RUSIA di siria atau para setan Usa cs itu takut menghadapi ancaman RUSIA yang akan balas balik kearah dimana rudal itu berasal jika menyerang pangkalan yg dijaga RUSIA hohohohooo

Tinggalkan Balasan