Desain Baru Pesawat Siluman Amerika Serikat Generasi Ke-6

Teknologi kedirgantaraan Rusia sepertinya akan selalu selangkah tertinggal dari Amerika Serikat. Rusia sampai saat ini belum mampu memproduksi pesaast generasi kelima.

Sukhoi Su-57 PAK-FA yang dibanggakan masih rancu dalam urusan mesin.

Di lain pihak, Angkatan Udara Amerika Serikat sudah memikirkan produksi jet siluman Generasi ke-6 tentu hal ini membuat jet tempur kebanggaan Rusia itu menjadi sedikit usang.

Angkatan Udara AS dilaporkan sudah memanggil sejumlah perusahaan kontraktor militer terbaik: Northrop Grumman, Skunk Works dari Lockheed Martin, dan Phantom Works dari Boeing untuk merancang jet tempur siluman terbaru.

Masing-masing sudah punya ide bagaimana membuat sebuah jet tempur dengan teknologi generasi keenam.


Program AU AS yang dinamai PCA (Penetrating Counter Air) meminta sebuah jet tempur pintar, bisa terbang tanpa awak atau dengan awak, memiliki kemampuan mengakses jaringan teknologi informasi sebagai satu kesatuan besar, dan dipersenjatai dengan senjata inovatif, baik itu rudal generasi terkini, atau kalau perlu laser.


Kongres AS memperkirakan bahwa satu unit PCA akan bernilai sekitar 300 juta Dolar AS, sekitar 3 kali lipatnya dari harga F-35, program militer paling mahal dalam sejarah umat manusia. Kongres mengatakan bahwa sekitar 414 unit PCA dibutuhkan untuk menggantikan F-22, F-15, dan F-16 legacy.

Namun AS nampaknya tidak akan segan untuk mengalokasikan dana yang mahal selama itu bisa memberikan keunggulan yang jauh di atas negara seperti Rusia yang kini mengandalkan pengembangan teknologi rudal untuk menyaingi Amerika Serikat.

Baca Juga:  Boeing Kembangkan Compound Helikopter Apache Biar Makin Ngacirr

sumber: ucweb.com Aryo Nugroho/news.com.au

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan