Di Indonesia Pensiun, Amerika Malah Perpanjang Usia Pesawat F-5 Tiger

Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada 12 Februari 2019, memberi kontrak pada perusahaan dirgantara, Northrop Grumman, untuk melakukan upgrade guna memperpanjang usia pakai F-5N/F milik Angkatan Laut dan Korps Marinir AS.

Kontrak tersebut senilai $ 16,8 juta yang sebelumnya diberikan yang menyediakan inspeksi pesawat, perbaikan, overhaul, perbaikan darurat, modifikasi, dukungan teknik dan pengadaan komponen struktural yang diperlukan untuk operasional dan keberlangsungan pesawat F-5N/F.

Pekerjaan diperkirakan akan selesai pada September 2019, menurut laporan Departemen Pertahanan AS.

Dengan modifikasi kursi ganda, pesawat ini akan diproyeksikan menjadi alat pelatihan simulasi tempur udara-ke-udara yang diproduksi oleh Northrop Grumman Corporation. Pesawat-pesawat tersebut bertugas dalam peran latihan-agresor dengan kemampuan simulasi pesawat ancaman dalam mode tempur udara.


F-5N milik Amerika ini dibeli bekas dari Angkatan Udara Swiss pada 2006 dengan usia pakai yang masih rendah kilometernya.

Di pasar pesawat bekas, F-5 ini bisa dibilang sangat laris meskipun tua. Pada tahun 2008, AU Brazil membeli 11 pesawat F-5 bekas dari Yordania senilai 21 juta dollar Amerika buatan antara tahun 1975-1980.


Brazil kemudian merogoh kocek 153juta dollar untuk mengupgradenya melalui Embraer dan Elbit. F-5 bekas tersebut diklaim bisa terbang sampai tahun 2030

Baca Juga:  Pesawat Tempur Typhoon Milik AU Inggris Hampir Menembak Pesawat Sipil

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan