Di Sentul, Australia Akan Menjelaskan Rencana Pangkalan Militer di Papua Nugini

Indonesia terancam akan dikepung oleh pangkalan militer Australia dan Amerika Serikat. Setelah kedua negara sekutu tersebut melipatgandakan kapasitas pangkalan militer di Darwin, Australia di batas selatan Indonesia. Kali ini keduanya berencana akan membuka pangkalan militer bersama di Papua Nugini.

Sejauh ini, Pemerintah Australia sudah memberitahukan rencana tersebut kepada Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu melalui surat diplomatik.

Untuk menindaklanjuti serta menjelaskan lebih jauh, Australia akan melakukanya dalam bilateral Indonesia-Australia Defence Strategic Dialogue (IADSD) di Sentul, Bogor, 21-22 November 2018.

“Pemerintah Australia sudah memberitahukan rencana ini secara resmi kepada Menhan. Hal ini juga akan disampaikan oleh Kemhan Australia kepada Indonesia secara detail pada kesempatan pertemuan bilateral IADSD di Sentul,” ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan RI Brigjen Totok Sugiharto seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Totok mengatakan pangkalan militer yang dibangun AS-Australia di Papua Nugini dimaksudkan untuk menghambat kehadiran China di kawasan pasifik. China diketahui sudah membuka jalur optik ke Papua Nugini sebagai bagian dari strategi The Belt and Road Initiative China.

“Australia dan Amerika telah sepakat memperkuat kehadiran kekuatan Militer Australia sebagai bentuk keseimbangan kekuatan China di kawasan ini,” kata Totok.


Totok mengatakan pemerintah Indonesia menyambut baik upaya kementerian pertahanan Australia untuk menjelaskan duduk perkara tentang rencana pembangunan pangkalan militer di Papua Nugini.

Baca Juga:  Swedia Kembali Aktifkan Rudal Arhanud RBS-15

Wakil Presiden AS Mike Pence pada Sabtu (17/11) telah mengumumkan rencana kerja samanya dengan Australia untuk membuat sebuah pangkalan militer yang akan diletakkan di kawasan Papua Nugini.

Amerika juga sekaligus mengadakan kerja sama dengan Limbrum Naval Base atau pangkalan laut milik pertahanan Papua Nugini. Rencananya, Australia dan AS akan mengubah Pulau Manus menjadi pangkalan militer di wilayah yang berbatasan langsung dengan Papua tersebut

Sumber: CNN Indonesia

1 Komentar

Tinggalkan Balasan