Dicerai Rusia, India Tetap Kembangkan Pesawat 5G Sendirian

Seolah tak mau kalah dengan dua negara tetangganya, China dan Pakistan, India terus memperkuat armada tempurnya.

Yang paling baru, yang saat ini masih dalam tahap perkembangan, adalah Advanced Medium Combat Aircraft (AMCA).

Jet tempur siluman ini diharapkan sudah bisa beroperasi penuh pada 2032 mendatang.

Menurut salah satu sumber dari Kementerian Pertahanan India, jet tempur ini akan dilengkapi sistem siluman geometrik dan akan menggunakan dua mesin GE-414 buatan Amerika.


“Saat kami sudah mengembangkan mesin sendiri, maka mesin itu bisa diganti,” katanya.

“Kami harap penerbangan perdana bisa dilakukan pada 2032.”

Ia melanjutkan, terdapat dua jenis sistem “siluman” untuk sebuah pesawat tempur: geometrik dan meterial.

“Dalam sistem siluman geometrik, bentuk pesawat dirancang dengan sudut tertentu untuk membelokkan semaksimal mungkin gelombang radar sehingga pesawat ini sulit dilacak,” ujarnya.

Sementara dalam sistem materil siluman maka dalam pembuatannya digunakan bahan yang bisa menyerap gelombang radar sehingga mengurangi jejak radar.

“Awalnya AMCA berbasis sistem siluman geometrik, kami akan mengembangkan sistem material silumannya di tahap berikut,” tambah sumber itu.

Saat ini, Angkatan Udasra sudah menyediakan lahan bagi Organisasi Pengembangan dan Riset Pertahanan untuk membangun fasilitas proyek ini.

Rencana itu adalah membangun kapabilitas dan keahlian dalam pengembangan pesawat tempur ringan (LCA) dan memproduksi pesawat tempur generasi kelima.

“Di samping teknologi yang dikembangkan dari proyek LCA, program baru ini amat penting karena perkebangan teknologi yang digunakan dalam proye AMCA,” tambang sumber itu, seperti dilansir dari The Hindu.

Baca Juga:  AL Inggris Mulai Diperkuat Helikopter Commando Merlin Mk-4

Ini adalah satu-satunya proyek pengembangan jet tempur generasi kelima setelah menghentikan kerja sama dengan Rusia.

Sumber: kompas.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan