Diembargo AS, Venezuela Bisa Saja Tukar Tambah F-16 Ke Rusia

Venezuela negara yang mengganti paham kapitalis ke sosialis sejak era Hugo Chavez benar-benar merana setelah diembargo Amerika Serikat (AS).

Yang paling merana adalah 21 unit jet tempur F 16 (17 unit varian kursi tunggal dan 4 unit varian kursi ganda) yang dibeli pada tahun 1983. Pesawat ini mulai kekurangan suku cadang dan perlengkapan. Karena kekurangannya itu maka AU Venezuela mendapuk armada jet F 16 sebagai pelapis dari armada Su 30Mk2 yang dibeli dari Rusia.

Selain kekurangan suku cadang, Seperti disebutkan diatas armada F 16 Venezuela yang dibeli tahun 1983 saat ini sangat tertinggal secara teknologi seperti sensor, kemampuan manuver, ketinggian, jangkauan, muatan senjata dan kemampuan peperangan elektronik plus dari segi persenjataan hanya membawa rudal jarak pendek AIM 9 Sidewinder dan rudal Phyton 4 yang mempunyai jarak hanya 15 Km. Kondisi F 16 berbeda dengan armada Su 30Mk2 yang mempunyai suku cadang yang cukup serta persenjataan yang baik seperti memiliki akses rudal udara ke udara kelas atas Rusia seperti R 27ER berjarak jangkau 130 Km dan R 77 berjarak jangkau 110 Km.

Lantas bagaimana nasib armada F 16 Venezuela? Mengingat terbatasnya kemampuan dari jet tempur tersebut menurut Military Watch Magazine setidaknya ada dua alternative untuk menentukan nasib jet legendaris asal AS ini.

Pertama, menjadikan F 16 sebagai pesawat “aggressor” atau pesawat latih tanding bagi armada Su 30Mk2 Venezuela yang menjadi tulang punggung Superioritas udara namun sayangnya potensi ini sepertinya tidak berguna karena Negara-negara tetangga tidak ada yang menggunakan armada F 16.

Baca Juga:  Susul Jerman, Prancis Jatuhkan Embargo Kepada Militer Turki

Sementara jika terjadi konflik dengan AS Negeri Paman Sam ini lebih menggunakan jet tempur generasi lima seperti F 35 ataupun F 22.

Alternatif kedua adalah memberikan pesawat ini kepada Rusia untuk ditukar dengan penempur Rusia lainnya seperti Su 30 atau Mig 29/35. Jika hal ini terjadi maka Rusia seakan mendapat “harta karun” karena mendapatkan teknologi AS yang bisa diteliti untuk mengetahui kelemahannya (walaupun F 16 Venezuela berasal dari versi yang lebih tua)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan