Digelontor 11 Trilyun, PT PAL Ditunjuk Bikin Kapal Frigate Iver Huitfeldt Kerjasama Bareng Denmark

Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono mengatakan bahwa galangan kapal PT PAL Surabaya telah ditunjuk sebagai lead integrator untuk membuat dua unit kapal Frigate dari Denmark senilai 720 juta USD atau sekitar Rp 11 Triliun dalam lima tahun kedepan. Proyek ini bekerjasama dengan Denmark untuk transfer teknologi dan dikerjakan sepenuhnya di galangan PT PAL. Seperti dikutip dari detik.com

Secara teknologi Kapal Iver Huitfeldt sangat canggih, kapal ini punya radar MART-L (Signaal Multibeam Acquisition Radar for Tracking) yang berjalan di frekuensi L band. Radar ini mampu menyapu area sejauh 400 km, jauh sebelum musuh mendeteksi duluan.

Belum cukup sampai situ ada pula radar SCANTER 6000 yang berjalan di frekuensi I Band, penjejak kapal selam sonar ATLAS ASO 94, Saab CEROS 200 dan ES-3701 Tactical Radar Electronic Support Measures untuk menghadapi peperangan elektronika.

Pemilihan Frigate Iver Huitfeldt sebagai “lengan” TNI AL di masa depan muncul dari pernyataan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan pada Januari 2019 yang menyatakan dalam rangka mewujudkan minimum essential force PT PAL akan membangun kapal perang jenis Destroyer berukuran 138 meter dengan alih teknologi dari Denmark. Kapal berukuran besar ini diperlukan untuk mendukung operasi militer laut penjelajahan samudera”

Pernyataan dari Menko Maritim tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kemhan dan TNI AL yang mengunjungi langsung Frigate ini di markasnya di Korsor Naval Base. Pada kunjungan tersebut Delegasi Kemhan RI juga mengunjungi biro desain Odense Maritime Technology (OMT) dan bertemu dengan CEO OMT Mr Kare Grooes, dalam pertemuan tersebut delegasi Kemhan RI mendapat penjelasan dari CEO OMT tentang skema Transfer Of Technology yang akan diberikan oleh Odense ke PT PAL selaku bakal calon penerima TOT.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan